Alat pengecekan virus covid-19 yang dikembangkan Universitas Gadjah Mada (UGM) GeNose C19. Foto: dok UGM.
Alat pengecekan virus covid-19 yang dikembangkan Universitas Gadjah Mada (UGM) GeNose C19. Foto: dok UGM.

AP I Bakal Sediakan 120 Unit Tes GeNose di 15 Bandara

Ekonomi Penerbangan angkasa pura 1 covid-19 GeNose UGM
Suci Sedya Utami • 18 Maret 2021 18:46
Jakarta: PT Angkasa Pura I (Persero) bakal menyediakan 120 unit tes GeNose C19 di 15 bandara yang dikelolanya dengan total kantong udara GeNose C19 yang disediakan sebanyak 438.564 per bulan.
 
Penyediaan kantong tersebut akan dievaluasi secara periodik sesuai dengan tren pengunaan layanan GeNose di bandara ke depannya. Layanan GeNose C-19 di bandara Angkasa Pura I dikhususkan bagi masyarakat yang sudah memiliki tiket penerbangan.
 
Sebelum mengimplementasikan GeNose sebagai salah satu pilihan alat deteksi covid-19 pada April 2021, AP II terlebih dahulu menggelar simulasi penggunaan GeNose C19 di 15 bandara secara bertahap.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada hari ini, Kamis, 18 Maret 2021, simulasi dilakukan di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). Simulasi kali ini tidak melibatkan penumpang, melainkan hanya melibatkan komunitas bandara seperti pegawai maskapai, pegawai bandara, pegawai ground handling, dan lainnya.
 
"Semoga lancarnya simulasi hari ini diikuti dengan kelancaran simulasi di bandara lain sehingga GeNose C-19 dapat resmi digunakan di bandara mulai April atau Mei mendatang," ujar Direktur Utama AP I Faik Fahmi dalam keterangan resmi, Kamis, 18 Maret 2021.
 
Pada 25 Maret 2021, simulasi GeNose C-19 akan dilakukan di Bandara Juanda Surabaya dan pada April 2021 simulasi akan dilakukan di 13 bandara kelolaan lainnya yaitu Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin, Bandara Adi Soemarmo Solo, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, dan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan.
 
Kemudian Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Lombok Praya, Bandara El Tari Kupang, Bandara Pattimura Ambon, Bandara Frans Kaisiepo Biak, dan Bandara Sentani Jayapura.
 
Faik mengatakan rencana penerapan GeNose di bandara merupakan sentimen positif bagi sektor transportasi udara. Sebab, layanan tes covid-19 dengan harga terjangkau ini akan mengurangi beban masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan trafik penumpang pesawat udara.
 
Nantinya, ketika GeNose C19 resmi dapat digunakan di bandara, terdapat beberapa syarat dan prosedur bagi calon penumpang sebelum melakukan pemeriksaan, yaitu:
 
1. Calon penumpang telah memiliki tiket penerbangan.
2. Calon penumpang harus dalam kondisi sehat.
3. Calon penumpang dilarang merokok, makan, minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum pemeriksaan sampe napas.
4. Calon penumpang mendaftar dan membayar sesuai nomor urut di tempat yang telah disediakan.
5. Petugas memberikan kantong GeNose C-19 pada calon penumpang setelah proses pembayaran.
6. Calon penumpang disarankan untuk melakukan pemeriksaan GeNose C-19 H-1 sebelum keberangkatan untuk mengantisipasi terjadinya penumpukkan atau kepadatan antrean, atau selambat-lambatnya tiga jam sebelum keberangkatan.
 
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif