Aktivitas ekonomi di Jakarta, termasuk pusat perbelanjan kembali diperbolehkan beroperasi pada PSBB transisi jilid II. Foto: MI/Susanto.
Aktivitas ekonomi di Jakarta, termasuk pusat perbelanjan kembali diperbolehkan beroperasi pada PSBB transisi jilid II. Foto: MI/Susanto.

Aktivitas Ekonomi Jakarta Kembali Dibuka di PSBB Transisi Jilid II, Mobilitas Tetap Dipantau

Ekonomi Pusat Perbelanjaan protokol kesehatan PSBB Jakarta
Annisa ayu artanti • 11 Oktober 2020 16:51
Jakarta: Aktivitas ekonomi di Jakarta seperti pengoperasian pabrik, pasar, pusat perbelanjaan, dan retail kembali diperbolehkan beroperasi pada penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi jilid II.
 
Melalui Peraturan Gubernur Nomor 101 Tahun 2020, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menerapkan PSBB Transisi jilid II mulai 12 Oktober hingga 25 Oktober 2020.
 
Namun, meskipun sudah dilonggarkan aturan PSBB, pemerintah tetap memantau dan mengatur mobilitas dan kapasitas kegiatan perekonomian di DKI. Hal itu guna meminimalisir penyebaran covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam bahan pemaparan pemprov yang dikutip Medcom.id, Minggu, 11 Oktober 2020, aktivitas atau jenis usaha pabrik dan pergudangan bisa langsung beroperasi pada 12 Oktober dengan menggunakan sistem shift.
 
Kemudian untuk aktivitas pasar rakyat dan pusat perbelanjaan atau mal juga diperbolehkan langsung beroperasi dengan maksimal kapasitas 50 persen. Pemerintah menyatakan, setiap tenant yang beroperasi harus mengikuti peraturan sektor terkait dan jam beroperasi berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB.
 
Sementara untuk jenis usaha atau aktivitas pertokoan seperti retail serta UKM diperbolehkan kembali beroperasi dengan maksimal kapasitas 50 persen dengan jam operasional mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WIB.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif