Salah satu objek wisata di Gunung Kidul, Pantai Gesing. Foto: gunungkidulkab.go.id
Salah satu objek wisata di Gunung Kidul, Pantai Gesing. Foto: gunungkidulkab.go.id

Dikunjungi Ratusan Ribu Wisatawan, Gunung Kidul Raup Pendapatan Rp1,3 Miliar

Ekonomi Pariwisata restoran arus balik Pendapatan Daerah homestay Lebaran 2022 Mudik Lebaran 2022
Antara • 07 Mei 2022 13:40
Gunung Kidul: Sebanyak 176.982 orang tercatat mengunjungi tempat-tempat wisata di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul menyampaikan, ratusan ribu kunjungan wisatawan tersebut berhasil meraup capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar Rp1,3 miliar.
 
Kepala Dinas Pariwisata Gunung Kidul Arif Aldian merinci, jumlah pengunjung selama libur Lebaran pada Jumat, 29 April sebanyak 1.016 orang. Kemudian pada Sabtu, 30 April, sebanyak 2.019 orang.
 
Lalu Minggu, 1 Mei sebanyak 2.605 orang; Senin, 2 Mei sebanyak 5.138 orang; Selasa, 3 Mei sebanyak 21.736 orang; Rabu, 4 Mei sebanyak 48.364 orang; Kamis, 5 Mei sebanyak 59.244 orang; dan Jumat, 6 Mei sebanyak 36.860 orang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Total wisatawan hingga Jumat, 6 Mei sebanyak 176.982 orang. Artinya capaian tersebut melampaui target dari yang kita tetapkan sebanyak 154.403 orang. Kemudian, capaian pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata sudah mencapai Rp1,3 miliar dari target Rp1,2 miliar," kata Aldian, Sabtu, 7 Mei 2022.
 
Ia mengatakan destinasi wisata pantai masih menjadi primadona. Wisatawan yang berkunjung ke objek wisata ini berasal dari beberapa daerah yang meluangkan waktu selama mudik sekaligus berwisata di Gunung Kidul.
 
"Puncak kunjungan wisatawan terjadi pada Kamis, 5 Mei dan Jumat sudah mulai ada penurunan jumlah wisatawan karena sudah mulai ada peningkatan arus balik libur Lebaran. Hal ini memang sudah diperkirakan akan terjadi di Jumat hingga akhir libur Lebaran," katanya.
 
Aldian tidak menampik efek dari banyaknya wisatawan di Gunung Kidul menjadikan kepadatan arus lalu lintas juga meningkat namun berkat kerjasama dengan berbagai pihak diantaranya Polres Gunung Kidul, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Kodim 0730 dan Senkom, kemacetan dapat diurai.
 
Sementara untuk mengantisipasi atau mencegah risiko kecelakaan di laut Dinas Pariwisata sudah berkoordinasi dengan Sarlinmas serta BPBD serta dukungan layanan kesehatan dari Dinas Kesehatan dan PMI.
 
"Dispar juga sudah melaksanakan imbauan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan objek wisata melalui kelompok sadar wisata (pokdarwis) di masing-masing destinasi wisata," katanya.
 
Ia juga mengatakan selama libur Lebaran pelaku usaha pariwisata mengalami peningkatan pendapatan baik rumah makan, restoran maupun penginapan, homestay, resort maupun hotel.
 
"Meningkatnya kunjungan wisatawan ini juga berdampak pada permintaan hotel. Untuk kawasan pantai, rumah makan di sekitar Baron-Kukup mulai Rabu banyak yang dipesan," katanya.
 
Untuk menjaga protokol kesehatan, Dispar juga menyediakan fasilitas masker gratis untuk pengunjung yang tidak mengenakan masker. Di pos TPR dan informasi terkait objek wisata pantai di Gunung Kidul juga sudah disiapkan baik pada akun media sosial maupun leaflet di Pos TPR Baron dan JJLS.
 
"Kami juga menyiapkan layanan informasi pariwisata di Patuk dan di kantor Dinas Pariwisata Gunung Kidul," pungkas dia.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif