Ilustrasi minyak kelapa sawit - - Foto: dok MI
Ilustrasi minyak kelapa sawit - - Foto: dok MI

Wah! Indonesia Uji Coba Penggunaan Bensin dari Minyak Sawit

Antara • 25 Januari 2022 22:29
Jakarta: Indonesia mulai melakukan uji coba pembuatan bensin dari minyak sawit industri atau bensa skala demo plant untuk kendaraan bermotor. Uji coba tersebut merupakan kerja sama antara pemerintah dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).
 
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan ambisi menciptakan bahan bakar alternatif untuk kendaraan bermotor ini muncul setelah pemerintah berhasil mencampurkan solar dan avtur beberapa waktu lalu.

 
"Saat ini bensa masih tahap pilot project, masih butuh perjuangan yang panjang untuk menuju tahap komersial, tetapi dari skala laboratorium, dari pilot plant, tentunya kita sudah bisa mengambil parameter-parameter penting menuju ke arah skala produksi yang komersial," kata Arifin dalam keterangan resminya, Selasa, 25 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bensa berkualitas tinggi ini akan menjadi parameter untuk penyusunan studi kelayakan dan Detail Engineering Design (DED). Pemerintah akan memproduksi bensa berkapasitas 238,5 kiloliter per hari di Kabupaten Musi Banyuasin (Sumatra Selatan) dan Kabupaten Pelalawan (Riau).
 
Ia berharap pengembangan bensa dapat mendoron tercapainya kemandirian energi dengan mengurangi impor, baik bahan bakar minyak maupun elpiji.
 
"Dari skala pilot plant yang ada sekarang ini 1.000 liter umpan per hari, itu sudah bisa dihasilkan juga bahan bakar bensa yang pada saat katalisnya masih segar bisa menghasilkan bahan bakar dengan Research Octane Number (RON) 115, bahan bakar yang berkualitas tinggi," ujarnya.

Bahan bakar nabati

Demo Plant bensa merupakan unit produksi bensin sawit yang mengkonversi minyak sawit industri atau IVO menjadi bensin sawit melalui proses perengkahan yang dikembangkan oleh Pusat Rekayasa Katalisis ITB (PRK ITB), Laboratorium Teknik Reaksi Kimia dan Katalis ITB (LTRKK ITB).
 
Proses konversi IVO menjadi bensin sawit dilaksanakan dalam reaktor menggunakan katalis berbasis zeolite yang juga dikembangkan oleh PRK ITB dan LTRKK ITB.
 
Pengembangan integrasi industri sawit dalam negeri dari sektor hulu hingga hilir ini merupakan kerja sama ITB dan PT Pura Barutama dengan pendanaan yang bersumber dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).
 
Sumber bahan baku demo plant berasal dari tandan buah sawit yang diutamakan dari program replanting kebun rakyat, yang untuk uji coba ini berasal dari Kabupaten Musi Banyuasin, yang merupakan program kerja sama antara Dinas Perkebunan dan Koperasi Pekebun Rakyat bersama dengan peneliti ITB dan BPDPKS.

 
Bahan baku tersebut diolah menjadi IVO pada pilot plant IVO yang telah dibangun di Kabupaten Musi Banyuasin oleh Tim Peneliti Teknik Kimia ITB bersama stakeholder terkait sebagai bagian riset terintegrasi yang juga dengan pendanaan BPDPKS dengan kapasitas enam ton IVO per jam.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif