Corporate Secretary & Legal Division Head MUF Elisabeth Lidya Sirait meresmikan program MUF Soul Warteg Binaan
Corporate Secretary & Legal Division Head MUF Elisabeth Lidya Sirait meresmikan program MUF Soul Warteg Binaan

Dorong Pertumbuhan UMKM, Warteg Binaan Jadi Sorotan

Medcom • 24 September 2024 17:00
Jakarta: Rumah makan warung tegal (Warteg) menjadi sorotan PT Mandiri Utama Finance (MUF). Anak perusahaan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang bergerak di bidang pembiayaan itu ingin warteg menjadi UMKM yang menyejahterakan.
 
"Salah satu fokus BUMN dan anak usahanya adalah pengembangan UMKM. Warteg ini UMKM yang sangat potensial. Melalui program MUF Soul Warteg Binaan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan usaha warteg rumahan" kata Corporate Secretary & Legal Division Head MUF Elisabeth Lidya Sirait saat peresmian program MUF Soul Warteg Binaan.
 
Program MUF Soul Warteg Binaan ini dibuka serentak di Kabupaten Bogor, Surabaya, Rembang, dan Bekasi. Elisabeth menilai pengembangan warteg tersebut sesuai dengan Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Elisabeth menjelaskan, program MUF Soul Warteg Binaan merupakan implementasi atas SDGs untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok masyarakat rentan. Program ini memberikan akses masyarakat terhadap makanan bergizi yang terjangkau sehingga membantu mewujudkan kehidupan yang sehat.
 
Kepala Wilayah Mandiri Utama Finance Jabodetabek I Affan Barieda menyebut UMKM merupakan tulang punggung kebangkitan ekonomi nasional. Affan berharap program ini dapat mendukung UMKM sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan dengan subsidi makanan.
 
"Dengan adanya bantuan subsidi, diharapkan warteg yang menjadi mitra MUF dapat meningkatkan keuntungan melalui penambahan penjualan. Kalau sebelumnya, penjualan hanya 20-30 porsi per hari, kini bisa 50 porsi per hari," kata Affan.
 
Program MUF Soul Warteg Binaan menyasar warteg non-franchise (milik sendiri). Melalui program ini, perusahaan berharap dapat berkontribusi mengurangi angka kemiskinan melalui penyediaan makanan bersubsidi bagi kaum duafa sekaligus meningkatkan kesejahteraan usaha warteg rumahan.
 
"Sebagai pelaku UMKM, kami bersyukur dan terbantu program ini. Dengan penambahan penjualan, kami sebagai warteg rumahan bisa tumbuh dan berkembang. Harapannya, usaha kami maju dan bisa mendapatkan penghidupan yang lebih sejahtera,",kata Dodi, pemilik Warteg Pak Dodi.
 
Program ini memberikan subsidi kepada kaum duafa, tukang ojek, pemulung, pedagang kecil, pengemis, tukang becak hingga yatim piatu. MUF bekerja sama dengan masjid, gereja, serta komunitas yang berada di sekitar lingkungan warteg binaan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan