Presiden Joko Widodo/Antara/Wahyu Putro.
Presiden Joko Widodo/Antara/Wahyu Putro.

Proyek Strategis Berdampak pada Pemulihan Ekonomi Bakal Dikebut

Ekonomi jokowi proyek strategis nasional
Nur Azizah • 29 Mei 2020 10:52
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan proyek strategis nasional yang tengah berjalan diprioritaskan. Utamanya, proyek yang berkaitan dengan penguatan ekonomi rakyat dan berdampak langsung pada pemulihan ekonomi nasional.
 
"Misalnya program sertifikasi tanah untuk rakyat, legalisasi lahan transmigrasi, reforma agraria, perhutanan sosial, serta peremajaan perkebunan rakyat," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Mei 2020.
 
Dia ingin memastikan proyek prioritas tetap berjalan tanpa mengabaikan protokol kesehatan. Jokowi juga mendesak hambatan pelaksanaan program strategis nasional segera diatasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Pembangunan Proyek Strategis Nasional Tetap Dilanjutkan
 
"Saya memerima laporan bahwa hambatan yang paling besar masih pada urusan pembebasan lahan," tuturnya.
 
Di bidang ekonomi, ada dua proyek prioritas yang telah diformulasikan pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2020. Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut prioritas ekonomi mencangkum dua proyek besar.
 
Pertama, program ekuitas infrastruktur dan wilayah, serta pengembangan ekonomi bernilai tambah, industrialisasi dan ekspansi kesempatan kerja secara nasional dan global dengan saling terhubung. Kedua, program ekuitas infrastruktur dan wilayah. Program tersebut dilakukan melalui pengembangan layanan dasar dan infrastruktur ekonomi.
 
Hal itu dilakukan untuk meningkatkan ketahanan kepada komunitas yang sangat rentan dan berisiko, infrastruktur ekonomi untuk menjamin proses produksi dan distribusi untuk mempertahankan sektor UMKM dan ekonomi informal. Program ekuitas wilayah yang bertujuan memperluas pengaman sosial, memperbaiki akses terhadap layanan dasar yang berkualitas, dan meningkatkan inklusi keuangan juga harus dipertahankan.
 
"Kebijakan yang telah dibuat selama masa pandemi ini akan selalu dievaluasi setiap minggu, bahkan setiap hari, sehingga kami bisa mengambil langkah lanjutan untuk menjamin implementasi yang lebih baik dan tepat sasaran dari kebijakan tersebut," kata Airlangga beberapa waktu lalu.
 

(ADN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif