Direktur Utama Taspen A.N.S. Kosasih. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.
Direktur Utama Taspen A.N.S. Kosasih. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.

Taspen Terima Arahan Erick Thohir Hadapi New Normal

Ekonomi bumn taspen New Normal
Ade Hapsari Lestarini • 18 Mei 2020 10:52
Jakarta: PT Taspen (Persero) sudah menerima arahan dari Menteri BUMN Erick Thohir bahwa tidak ada instruksi bagi seluruh pegawai BUMN yang berusia 45 tahun ke bawah untuk mulai masuk ke kantor pada 25 Mei 2020.
 
"Informasi yang benar adalah Menteri BUMN telah meminta setiap BUMN untuk mempersiapkan protokol sesuai bidang usaha masing-masing dengan menyesuaikan dengan peraturan PSBB pemerintah setempat dan nature of business dari setiap BUMN yang berbeda-beda untuk menyambut the new normal yang akan terjadi akibat krisis covid-19 ini," tutur Direktur Utama TaspenA.N.S. Kosasih, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 18 Mei 2020.
 
Menurut diaKementerian BUMN akan menyusun kebijakan bagi seluruh BUMN untuk mengantisipasi the new normal, BUMN sebagai salah satu komponen utama penggerak perekonomian Indonesia harus terus berjalan dengan baik.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dalam menyusun kebijakan tersebut, Kementerian BUMN menyampaikan kepada kami bahwa berbagai masukan skenario dari masing-masing sektor BUMN akan dijadikan pertimbangan pada saat penyusunan kebijakan mengantisipasi the new normal oleh Kementerian BUMN," jelasnya.
 
Taspen, sebagai koordinator untuk klaster sektor asuransi sosial, juga merupakan salah satu pihak yang diminta masukannya terkait hal di atas. Dia mengatakan sejak jauh hari Taspen telah mempersiapkan protokol PSBB untuk menangkal penyebaran covid-19 dan membentuk gugus tugas terkait hal di atas.
 
Dia menjelaskan sifat bisnis Tspen harus terus-menerus melakukan dua fungsi utama yaitu pelayanan peserta, baik ASN maupun pensiunan. Serta investasi di pasar uang dan pasar modal yang harus tetap aktif setiap hari. Taspen pun telah melakukan protokol PSBB dengan sebagian besar personil melakukan work from home dan sebagian kecil tetap harus work from office secara bergantian dengan sudah sejak awal menerapkan protokol PSBB secara sangat ketat di seluruh titik layanan Taspen.
 
Taspen juga telah melakukan rapid test kepada seluruh karyawan dan karyawati Taspen yang dikonfirmasi ulang dengan PCR Swab Test apabila ada yang ditengarai berisiko berdasarkan hasil rapid test yang dilakukan.
 
"Syukur Alhamdulillah sejauh ini tidak ada karyawan dan karyawati Taspen yang dinyatakan positif mengalami gejala apalagi sampai harus dirawat intensif di rumah sakit akibat covid-19. Namun demikian, kami tetap tidak lengah dan secara periodik terus melakukan rapid test bagi seluruh personil serta menerapkan dan mengawasi secara ketat penerapan karantina mandiri apabila ada karyawan/karyawati yang anggota keluarganya ditengarai terdampak covid-19. Taspen menanggung biaya rapid test dan PCR Swab Test yang diperlukan untuk memastikan seluruh karyawan dan karyawati sehat dan aman karena Taspen melayani pensiunan yang rentan terhadap dampak covid-19," jelasnya.
 
Selain itu Taspen telah menerapkan pelayanan dan operasional secara digital melalui berbagai sistem dan aplikasi yang ada seperti e-Klim untuk klaim asuransi dan pensiun, Taspen Care untuk pelayanan online dan Taspen Mobile untuk aplikasi otentikasi berbasis daring, selain itu call center Taspen tetap beroperasi penuh di 1500-919 untuk melayani kebutuhan para peserta.
 
Taspen juga ketat menerapkan kebijakan larangan mudik bagi seluruh personil Taspen termasuk seluruh pegawai outsourcing yang dikontrak oleh Taspen. Pelanggaran terhadap larangan mudik ini dikategorikan sebagai pelanggaran berat oleh perseroan dan dikenakan sanksi yang berat dan tegas. Meskipun hal ini berat bagi insan Taspen yang bertugas jauh dari kampung halaman sehingga ada yang sudah lebih 10 minggu tidak berjumpa dengan keluarga.
 
"Namun seluruh insan Taspen sepenuhnya mematuhi arahan Presiden dan Menteri BUMN ini demi keselamatan Bangsa Indonesia untuk mencegah penyebaran covid-19 di Tanah Air," pungkas dia.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif