Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani
Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani

5 Tren Baru Perdagangan Internasional, Konsumen Lebih Suka Produk Berkelanjutan

Nia Deviyana • 26 November 2020 20:36
Jakarta: Deputi Direktur Bidang Kerja Sama Ekonomi Multilateral Kemenko Perekonomian Muhammad Hadianto membahas tren baru yang muncul di perdagangan internasional. Dia menyatakan ada lima tren baru yang mewarnai perdangan internasional saat ini.
 
"Yaitu perubahan perilaku konsumen yang lebih memilih produk berkelanjutan dan lokal, serta makin masifnya penggunaan kecerdasan buatan dan teknologi mutakhir lainnya mengingat saat ini lebih dari 50 persen dari total pneduduk global beralih online," ujarnya dalam Indonesia Economic Forum yang digelar virtual, Kamis, 26 November 2020.
 
Selain itu, tantangan big data, begitu juga tantangan perdagangan global dari sisi tarif, serta maraknya intervensi perdagangan nontarif seperti regulasi dan sebagainya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengaku optimistis dengan masa depan perdagangan Indonesia. Apalagi setelah ditandatanganinya Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).
 
Kerjasama ini mengangkat tema keberlanjutan dan karakteristik unik negara-negara anggota dan volume perdagangan antar anggota. Berbeda dengan kawasan Uni Eropa dan Amerika Serikat, kawasan Asia Tenggara lebih terbuka terhadap kerja sama perdagangan multilateral yang tentunya bisa diperluas ke negara anggota lain di luar Asia Tenggara seperti Australia, Korea Selatan, Jepang, India, Tiongkok, dan Selandia Baru.
 
“Bagi kawasan Asia Tenggara, RCEP adalah kerjasama terbesar kedua setelah WTO. Harapannya ini juga bisa menarik kerja sama perdagangan dengan negara di kawasan lain," kata dia.
 
Jerry mengaku optimistis RCEP ke depan akan berkontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi di kawasan, mengingat secara kebijakan politik perdagangan antar anggota sangat identik.
 
"Semoga bisa melakukan kerja sama perdagangan dengan kita, mengingat pasar yang besar. Kita harus sama-sama memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif