Ilustrasi Pegadaian. Foto: dok MI.
Ilustrasi Pegadaian. Foto: dok MI.

Pegadaian Tutup Sementara 394 Outlet di Jakarta

Ekonomi pegadaian virus corona
Nia Deviyana • 22 Maret 2020 20:18
Jakarta: PT Pegadaian (Persero) menutup sementara operasional 394 unit layanan di kawasan Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta. Jumlah tersebut dari 748 Cabang atau unit layanan yang ada.
 
Adapun kebijakan ini terkait kondisi pandemi virus korona atau covid-19 yang sedang menjadi kekhawatiran.
 
Kantor operasional yang ditutup adalah Unit Pelayanan Cabang atau lebih dikenal masyarakat sebagai unit kecil layanan. Sedangkan untuk kantor cabang tidak ditutup, sehingga nasabah tetap bisa bertransaksi di outlet.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat ini kami membatasi pelayanan kepada masyarakat di DKI dengan menutup sementara 394 unit layanan. Tindakan tersebut kami lakukan untuk langkah pencegahan penyebaran virus korona, khususnya di wilayah DKI yang semakin masif," ujar Sekretaris Perusahaan Pegadaian R. Swasono Amoeng Widodo, melalui keterangan resminya, Minggu, 22 Maret 2020.
 
Selain 394 unit layanan yang ditutup sementara, Amoeng mengungkapkan sebanyak 354 kantor cabang/unit di Jakarta akan tetap melakukan layanan dengan jam operasional terbatas, dari pukul 09.00-14.00 WIB.
 
Sementara secara nasional, di luar wilayah DKI, sebanyak 3.367 kantor cabang/unit Pegadaian sementara ini tetap dibuka dengan penyesuaian jam operasi dengan pilihan full, bisa layanan terbatas disesuaikan dengan kondisi yang akan ditetapkan oleh pimpinan wilayah sesuai
kondisi perkembangan covid-19 di wilayah masing-masing.
 
"Sebagai alternatif penutupan unit layanan dibeberapa titik ini, Kami meminta nasabah untuk mulai menggunakan fasilitas layanan berbasis Digital, yaitu Pegadaian Digital Services (PDS). Sebab melalui layanan PDS tersebut, diharapkan nasabah tetap dapat melakukan berbagai transaksi dengan mudah, simpel, efisien, dan fleksibel, karena dapat diakses dimana saja tanpa harus datang ke outlet layanan kami," tuturnya.
 
Berbagai layanan digital tersebut, lanjut Amoeng, memiliki fitur antara lain membuka tabungan emas, gadai tabungan emas, perpanjangan gadai, pelunasan gadai, membayar angsuran, MPO (multi payment online), serta melakukan top up tabungan emas.
 
Dalam rangka mendukung hmbauan pemerintah, Pegadaian menyatakan telah menerapkan aktivitas pencegahan dan tindakan pada lingkungan internal dengan membentuk gugus tugas penanganan covid-19 di lingkungan kerja.
 
"Kita menerapkan pengecekan suhu tubuh dengan thermal gun sebelum memasuki gedung kantor, penyediaan hand sanitizer dispenser/botlle di tiap sudut ruangan, penyemprotan disinfektan di seluruh gedung kantor dan layanan, menerapkan konsep bekerja dari rumah (work from home)," imbuhnya.
 
Selain itu Pegadaian memberikan vaksinasi flu kepada para karyawan yang dilakukan secara bertahap karena terbatasnya jumlah vaksin yang tersedia.
 
"Pegadaian juga telah melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran covid-19 sesuai dengan protokol, serta aktif berpartisipasi pada program volunteer covid-19 yang diprakarsai oleh FHCI Kementrian BUMN," pungkasnya.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif