Ilustrasi gas bumi PGN. Foto: Medcom/ Annisa Ayu
Ilustrasi gas bumi PGN. Foto: Medcom/ Annisa Ayu

PGN Alirkan Gas ke Kawasan Industri Pelindo Dumai

Ekonomi perusahaan gas negara (pgn) jaringan gas bumi
Suci Sedya Utami • 03 April 2020 20:43
Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mengalirkan gas perdana ke PT Kuala Lumpur Kepong (KLK) Dumai di Kawasan Industri I Cabang Dumai. Sumber pasokan gas berasal dari ConocoPhillips Grissik.

Pengaliran tersebut dilakukan di tengah pandemi covid-19 yang mayoritas pekerjanya melaksanakan work from home (WFH). Pengaliran gas dilakukan guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan menciptakan daya saing daerah melalui perluasan infrastruktur jaringan pipa gas bumi.
 
KLK merupakan salah satu industri pengelola minyak kelapa sawit (CPO) dengan produksi sebesar 600 ton per hari. Gas yang dialirkan ke perusahaan tersebut sebesar 145 ribu meter kubik per bulan. Sebelum dilakukan penyaluran perdana, seluruh peralatan dipastikan sudah lulus pengetesan dan personil yang bertugas dalam kondisi sehat.

 
“Saat ini, Area Dumai melayani tujuh pelanggan industri dengan penyaluran gas sekitar 5 BBTUD. Pekerja yang bertugas selalu melaksanakan kewaspadaan sesuai protokol keamanan pencegahan covid-19,” ujar Sales Area Head Dumai PGN Arief Nurrachman dalam keterangan resmi, Jumat, 3 April 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun PGN telah melayani pelanggan komersial industri sebanyak 2.285 pelanggan dengan volume gas yang dialirkan sebesar 810,3 BBTUD. Industri termasuk sebagai pelanggan PGN dengan pemakaian gas yang cukup besar, mengingat kebutuhan produksi dan operasionalnya yang juga besar.
 
“Sampai saat ini, PGN menambah distribusi gas untuk 21 industri dengan kebutuhan gas yang berbeda-beda. Namun jika ditotal ada sekitar 0,86 BBTUD yang disalurkan untuk industri-industri baru tersebut,” ungkap Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama.
 
Rachmat mengatakan bahwa Dumai termasuk ke dalam wilayah baru yang memiliki infrastruktur gas bumi. Ia berharap pemenuhan gas untuk industri di wilayah Dumai semakin agresif meski ruang gerak tim operasional PGN di lapangan terbatas.
 
“Saat ini memang pemerintah menghimbau untuk melaksanakan Work from Home (WFH) bagi pekerja. Namun untuk pelaksanaan proyek gas tidak bisa berhenti, sehingga membutuhkan operator pekerja pendukung untuk menjalankannya,” jelas dia.

 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif