Bawang Putih. Foto : Medcom/Panca.
Bawang Putih. Foto : Medcom/Panca.

Impor Sebabkan Kenaikan Harga Bawang Putih

Ekonomi Bawang Putih
Antara • 05 April 2020 11:40
Bantul: Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyatakan kenaikan harga bawang putih dan gula pasir di pasar rakyat daerah ini dalam sebulan terakhir disebabkan bahan pokok itu merupakan komoditas impor.
 
"Intinya untuk harga-harga kebutuhan pokok di pasar rakyat saat ini rata-rata masih stabil, kecuali bawang putih dan gula pasir (harganya naik), karena kedua komoditas itu sebagian impor," kata Kepala Dinas Perdagangan Bantul Sukrisna Dwi Susanto di Bantul dikutip dari Antara, Minggu, 5 April 2020.
 
Menurut dia, kenaikan harga bawang putih dan gula pasir di Bantul sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu dan terus merangkak naik hingga awal April. Namun hal ini tak terjadi untuk harga kebutuhan pokok lain.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk gula pasir yang tiga bulan lalu masih sekitar Rp13 ribu per kilogram (kg), sekarang ini di pasar-pasar sampai Rp17.500 sampai Rp18.000 per kg. Kalau harga bawang putih saat ini rata rata antara Rp39 ribu sampai Rp42 ribu per kg," katanya.
 
Dia mengatakan, sementara untuk kebutuhan pokok lain seperti beras, tepung terigu, dan telur rata-rata masih stabil. Meski begitu pihaknya menjamin bahwa ketersediaan bahan pokok tersebut mencukupi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan.
 
"(Kebutuhan pokok) yang lain tidak begitu hebat kenaikannya hanya sedikit-sedikit tidak begitu berpengaruh sekali, intinya ketahanan pangan, ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Bantul masih cukup, terutama beras itu melimpah, kemungkinan sampai Oktober," katanya.
 
Sedangkan untuk gula pasir, kata dia, stoknya akan bertambah dalam sebulan ke depan, sehingga harganya tidak semakin naik.
 
"Rencana 30 April PG (Pabrik Gula) Madubaru akan giling, jadi Insyaallah harga gula nanti tidak melambung," katanya.
 
Berdasarkan pantauan Dinas Perdagangan, harga cabai merah besar saat ini Rp36 ribu per kg, cabai merah keriting Rp25 ribu per kg, cabai rawit Rp44 ribu per kg, bawang putih rata-rata Rp42 ribu per kg, sedangkan bawang merah dari Rp22 ribu menjadi Rp25 ribu per kg, kemudian telur Rp24 ribu per kg, daging ayam broiler Rp31 ribu per kg.
 
"Kami mengimbau masyarakat Bantul untuk tidak panik dan melakukan aksi memborong bahan pokok, tidak perlu seperti itu. Namun membeli seperlunya saja dan jangan sampai berlebihan," katanya.
 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif