Ilustrasi ekonomi digital. Foto : Medcom.id.
Ilustrasi ekonomi digital. Foto : Medcom.id.

5 Sektor yang Bakal Tumbuh Pesat di 2022

Ekonomi Ekonomi Indonesia covid-19 UOB Economic Outlook 2022
Annisa ayu artanti • 15 September 2021 16:42
Jakarta: PT Bank UOB Indonesia melihat ada lima sektor usaha yang akan tumbuh pesat di 2022 seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan perkembangan kasus covid-19.
 
Direktur Wholesale Banking UOB Indonesia Harapman Kasan menyebutkan sektor yang pertama adalah healthcare dan farmasi. Menurutnya, sektor tersebut masih akan tumbuh lantaran belum ada yang memprediksi perkembangan pandemi di tahun depan.
 
Selain itu, sektor healthcare dan farmasi diprediksi akan terus melesat karena pemerintah masih menggelontorkan anggaran yang cukup besar untuk kesehatan di tahun depan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pertama kita bicara healthcare dan farmasi. Saya pikir dengan covid-19 yang ada masih akan perlu waktu," katanya dalam konferensi pers UOB Economic Outlook 2022, Rabu, 15 September 2021.
 
Kedua, lanjutnya, sektor yang masih akan terus tumbuh adalah sektor digital ekonomi. Ia menjelaskan, keberadaan ekonomi digital yang tidak bisa terelakan akan membuat sektor tersebut dan turunnya terus bertumbuh tahun depan.
 
"Kedua, dengan covid ini digital ekonomi, e-commerce juga tumbuh lebih cepat," ujarnya.
 
Kemudian sektor yang akan tumbuh adalah sektor IT dan telekomunikasi. Menurutnya di era pandemi digitalisasi menjadi kunci berkegiatan. Oleh sebab itu, ia pun memperkirakan sektor IT, telekomunikasi serta turunannya seperti data center dan cyber security tetap akan tumbuh pesat.
 
Lalu, Harapman menambahkan sektor yang akan tumbuh adalah basic consumer good dan sektor yang berkaitan dengan green energy. Kedepannya, banyak negara fokus mengembangkan proyek yang ramah lingkungan. Hal tersebut juga akan diikuti oleh Indonesia.
 
"Kita juga melihat green energy," kata dia.
 
Ekonom PT Bank UOB Indonesia Enrico Tanuwidjaja optimistis tahun depan akan menjadi tahunnya Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi minimal lima persen. Enrico menyebutkan, pertumbuhan ekonomi tersebut akan tercapai seiring dengan terus meningkatnya program vaksinasi dan menurunnya angka infeksi covid-19.
 
"Kami melihat bahwa tahun depan 2022 adalah tahunnya Indonesia, kita diharapkan akan bertumbuh lima persen atau lebih tinggi," katanya.
 
Banggar DPR pun telah menyetujui target pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk 2022 sebesar 5,2 persen. Menteri Keuangan Sri Mulyani juga optimistis target pertumbuhan ekonomi 2022 akan tercapai sejalan dengan prospek perekonomian dan perdagangan dunia yang membaik meskipun kecepatan pemulihan antarnegara bergantung pada pengendalian kasus covid-19, termasuk pelaksanaan vaksinasi.

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif