Ibu rumah tangga di Pondok Gede, Kota Bekasi, usai mengikuti pelatihan membuat 'Kue Lumpur Surga dan Bolu Lumer'.
Ibu rumah tangga di Pondok Gede, Kota Bekasi, usai mengikuti pelatihan membuat 'Kue Lumpur Surga dan Bolu Lumer'.

Pemberdayaan Perempuan Berbasis AI Hasilkan Rp 3,2 Juta dalam Sehari

Medcom • 25 November 2025 15:00
Bekasi: Sebuah inisiatif kolaboratif yang menggabungkan keterampilan kuliner tradisional dengan teknologi pemasaran modern, kecerdasan artifisial (AI), berhasil membukukan total penjualan sebesar Rp 3,2 juta dari 644 pesanan dalam waktu satu hari.
 
Pencapaian ITU diraih oleh puluhan ibu rumah tangga di Pondok Gede, Kota Bekasi, usai mengikuti pelatihan membuat 'Kue Lumpur Surga dan Bolu Lumer'.
 
Pelatihan yang diselenggarakan oleh Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan SKIES Indonesia ini bertujuan spesifik untuk membuka peluang usaha rumahan dan mendorong kemandirian ekonomi bagi kaum ibu.

Berbeda dari pelatihan baking konvensional, program ini menekankan pada integrasi teknologi. Setelah sesi hard skill membuat kue dengan bahan yang "murah, mudah ditemukan, dan dapat dimodifikasi" selesai, para peserta langsung dibekali dengan kemampuan menggunakan AI.
 
"Yang menjadi pembeda, usai sesi praktik, peserta langsung dibimbing untuk memanfaatkan teknologi AI, dalam hal ini aplikasi ChatGPT, untuk membuat konten promosi," jelas Ketua Umum SKIES Indonesia, Ida Noor.
 
Para peserta ditantang untuk menerapkan ilmu tersebut secara real-time dengan membuka pre-order (PO) pada hari yang sama. Hasilnya mencengangkan, dengan total 644 pesanan langsung masuk, memvalidasi efektivitas pendekatan pemasaran digital berbasis AI.
 
Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS) Sandiaga Uno mengatakan sektor baking memiliki biaya produksi yang relatif murah dan paling mudah dipasarkan, sekaligus berupaya mengangkat potensi daerah melalui pemanfaatan komoditas lokal.
 
Guna memastikan keberlanjutan bisnis rumahan ini, program tidak berhenti pada pelatihan satu hari. Para peserta menerima pendampingan intensif selama tiga minggu ke depan.
 
"Melalui sesi ini, peserta dapat mengajukan pertanyaan, berbagi pengalaman, serta mendapatkan masukan dan saran konstruktif yang dapat langsung diimplementasikan dalam tantangan bisnis yang mereka jalani," katanya.
 
Fasilitas pendampingan tersebut mencakup diskusi dengan trainer, praktik pembuatan konten promosi, serta optimalisasi strategi pemasaran digital, yang diharapkan dapat menopang ekonomi keluarga secara berkelanjutan.
 
Seperti diketahui Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan SKIES Indonesia menggelar pelatihan untuk ibu-ibu. Mereka diajak untuk membuka peluang usaha rumahan dan mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(FZN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan