Ilustrasi produksi nikel. Foto : AFP.
Ilustrasi produksi nikel. Foto : AFP.

Antam Gandeng CNGR Garap Proyek Fasilitas Produksi Hilir Nikel

Annisa ayu artanti • 12 Agustus 2022 18:34
Jakarta: CNGR Co. Ltd dan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) telah melakukan penandatanganan Perjanjian Pendahuluan (Heads of Agreement) untuk pembangunan dan pengembangan proyek kawasan industri bersama. Kerja sama ini akan mengadopsi teknologi terbaru pembangunan lini produksi nikel yang berkomitmen pada pengurangan karbon dan green development.
 
President Director Antam Nico Kanter mengatakan, terkait proyek hilirisasi nikel, Antam saat ini fokus mengembangkan bisnis EV Battery Ecosystem. Pihaknya sangat mengapresiasi niat CNGR untuk bekerja sama dalam pengembangan fasilitas produksi hilir nikel.
 
"Kami memahami, CNGR merupakan mitra strategis yang potensial bagi Antam karena memiliki pengalaman teknologi canggih dalam pengolahan nikel dan memiliki kinerja bisnis perusahaan yang baik," ujarnya dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 12 Agustus 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Chairman dan President CNGR Co., Ltd Mr. Deng Weiming mengungkapkan, Antam memiliki integrasi bisnis vertikal dalam bidang pertambangan dan logam yang terdiversifikasi, dengan orientasi ekspor sebagai bisnis utamanya.
 
Ia juga menilai Antam selalu berkomitmen untuk menyediakan produk berkualitas tinggi, untuk diakui sebagai praktik industri terbaik dan kinerja operasional yang kompetitif untuk memaksimalkan nilai, dengan fokus pada keberlanjutan, keselamatan kerja, dan perlindungan lingkungan dalam bisnis mereka.
 
"Visi perusahaan CNGR yaitu berkomitmen pada pengembangan energi baru dan membangun kehidupan yang lebih baik bagi umat manusia sejalan dengan misi dan visi Antam," ucapnya.
 
Baca juga: Bahlil: Hilirisasi Cara RI Keluar dari Jebakan Negara Berpenghasilan Menengah

 
Sesuai kesepakatan, kedua belah pihak akan menggunakan keunggulan teknologi dan sumber daya untuk meningkatkan cost competitiveness, mengembangkan dan membangun kawasan industri dengan menggunakan OESBF (oxygen-enriched side-blown furnace) untuk memproses bijih nikel laterit.
 
Adapun, lini produksi pertambangan dan peleburan direncanakan untuk mencapai kapasitas tahunan total 89 ribu ton nikel dalam matte, yang akan menghasilkan bahan baku baterai untuk energi baru/kendaraan listrik. Proyek ini akan memaksimalkan dan memfasilitasi promosi penerapan energi hijau untuk mengurangi emisi karbon.
 
Seperti diketahui, CNGR adalah perusahaan produsen ternary precursor terbesar yang produknya telah memasuki 500 rantai pasokan kelas atas dunia. Keunggulan CNGR dalam R&D, manufaktur, konstruksi rekayasa dan keunggulan Antam di pertambangan, integrasi sumber daya, dan operasi merupakan keunggulan yang saling melengkapi.
 
(HUS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif