Ilustrasi. Foto: Dok.MI
Ilustrasi. Foto: Dok.MI

KKP Targetkan 1,2 Juta Ton Produksi Udang hingga 2024

Ekonomi Kementerian Kelautan dan Perikanan Budi Daya Udang
Insi Nantika Jelita • 15 November 2020 19:09
Jakarta: Wakil Ketua Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Bidang Sinergi Dunia Usaha Agnes Marcellina menyampaikan pihaknya menargetkan 1,2 juta ton produksi udang hingga 2024.
 
Dia mengatakan revitalisasi tambak udang termasuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2020-2024 sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo untuk mengoptimalisasi perikanan budi daya.
 
“Target dari pertumbuhan tambak udang yaitu 2,5 kali lipat setiap tahunnya, sehingga pada 2024 nanti produksi udang kita bisa mencapai 1,2 juta ton, dengan nilai produksi dari Rp30 triliun menjadi sekitar Rp90 triliun,” ujar Agnes dikutip dari Media Indonesia, Minggu, 15 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Agnes menuturkan, nilai ekspor udang Indonesia saat ini adalah peringkat kermpat setelah India, Ekuador, dan Vietnam.
 
Selain itu, dia menekankan dengan pembukaan kawasan tambak baru akan meningkatkan permintaan benih dan pakan.
 
"Maka kita juga harus memikirkan ketersediaan pakan dan benih yang selama ini masih berfokus di Pulau Jawa. Dengan adanya pengembangan kawasan baru di provinsi lain, misalnya kawasan timur ada di Sulawesi Utara, Maluku atau Papua, perlu kita pikirkan juga," sebut Agnes.
 
Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto menyampaikan pihaknya mengajak semua stakeholder dibidang perikanan dan kelautan mendukung target pemerintah untuk bisa meningkatkan nilai ekspor udang sebesar 250 persen di 2024.
 
“Kami, di KKP, khususnya di Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, mohon masukan-masukan dan saran-saran dari semua pihak untuk bersama-sama membangun sektor ini,” ucapnya.
 
Pembangunan kawasan tambak, ungkapnya, akan dilakukan melalui model-model klaster. Prinsip klaster budidaya udang sendiri, kata Slamet, adalah pengelolaan usaha budidaya udang dalam satu kawasan dengan manajemen teknis dan usaha yang dikelola secara bersama. Hal itu bertujuan untuk meminimalisir kegagalan dan meningkatkan produktivitas.
 
Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Kesejahteraan Stakeholder Kelautan dan Perikanan Agus Somamiharja menyampaikan dalam upaya ekspor 2,5 kali lipat udang maka diperlukan peningkatan produktivitas dan merevitalisasi lahan tambak yang tersedia.

 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif