Ilustrasi. Foto: MI/Pius Erlangga
Ilustrasi. Foto: MI/Pius Erlangga

Progres Depo Molor, Biaya Proyek LRT Jabodebek Membengkak Rp2,7 Triliun

Suci Sedya Utami • 08 Juli 2021 20:53
Jakarta: Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, terjadi peningkatan biaya proyek LRT Jabodebek sebesar Rp2,7 triliun.
 
Dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Tiko sapaan akrab mengatakan, penambahan biaya tersebut disebabkan oleh pembebasan tanah yang akan dijadikan depo kereta. Ia mengatakan angka tersebut telah diaudit oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
 
"Ya memang agak lama adalah depo di Bekasi karena pembebasan tanahnya terlambat dan menimbulkan peningkatan biaya proyek sebesar Rp2,7 triliun," kata Tiko di Jakarta, Kamis, 8 Juli 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengatakan dalam Peraturan Presiden (Perpres) disebutkan apabila terjadi keterlambatan karena pembebasan lahan, maka akan menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menambahkan ekuitas pada PT KAI (Persero).
 
"Kita sudah ajukan dan rasanya sudah disepakati Kementerian Keuangan untuk penambahan Rp2,7 triliun dalam rangka pemenuhan ekuitas ini," tutur Tiko.
 
Menurut dirinya, saat ini progres proyek tersebut seharusnya telah mencapai 85 persen. Namun, karena pembebasan lahan depo molor membuat progresnya secara keseluruhan menjadi 71 persen.
 
"Namun sebenarnya delivery kereta maupun pembangunan lintasan kereta dari Cibubur maupun Bekasi mencapai landmark di Sudirman itu sudah 90 persen selesai. Beberapa stasiun sedang kita selesaikan," jelas dia.
 
Proyek ini bernilai investasi sekitar Rp29,9 triliun. LRT Jabodebek ditargetkan selesai awal 2022 dan akan mulai diuji coba pada April 2022.
 
LRT Jabodebek nantinya akan memiliki 18 titik stasiun pemberhentian. Dalam kondisi normal, satu rangkaian LRT dapat mengangkut 740 orang penumpang. Dalam kondisi padat dapat mengangkut 1.308 orang penumpang. Kecepatan maksimalnya dapat mencapai 80 kilometer per jam.
 
Beberapa keunggulan LRT antara lain, waktu tempuh bisa lebih cepat dibandingkan kendaraan pribadi atau bus. LRT dapat menempuh rute Bekasi Timur hingga Dukuh Atas dalam waktu 45 menit. Sedangkan dari Cibubur hingga Dukuh Atas waktu tempuh hanya 39 menit.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif