Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto. Foto: PLN
Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto. Foto: PLN

PLN EPI Jadikan Ramadan Momentum Perkuat Integritas dan Kolaborasi

Annisa ayu artanti • 11 Maret 2026 15:32
Ringkasnya gini..
  • PLN EPI menggelar buka puasa bersama bertema One Heart One Harmony.
  • Ramadan dimaknai sebagai momentum memperkuat integritas dan kebersamaan.
Jakarta: Bulan suci Ramadan sering dimanfaatkan banyak perusahaan sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan nilai spiritual di lingkungan kerja. Hal ini juga dilakukan oleh PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) yang menggelar kegiatan buka puasa bersama bertajuk “The Light of Ramadan: One Heart, One Harmony” di Centennial Tower, Jakarta.
 
Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Komisaris, Direksi, dan pegawai PLN EPI tersebut menghadirkan tausiyah inspiratif dari Ustadz Muhammad Nur Maulana, atau yang dikenal sebagai Ustadz Maulana. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan penuh semangat.
 
Komisaris Utama PLN EPI, Nikson Silalahi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperdalam nilai spiritual sekaligus memperkuat harmoni dalam lingkungan kerja.

“Ramadan mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengendalian diri, dan kepedulian. Melalui kebersamaan ini, saya berharap seluruh insan PLN EPI semakin solid, menjaga integritas, serta memperkuat harmoni dalam setiap langkah dan tanggung jawab pekerjaan,” ujar Nikson dalam keterangan tertulis, Rabu, 11 Maret 2026.
 
Baca juga: Teh Celup Sosro dan Ribuan Relawan Ibu-Ibu Siapkan 60.000 Paket Berbuka

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, menegaskan soliditas dan kolaborasi menjadi fondasi utama dalam menjaga kinerja perusahaan yang berkelanjutan.
 
“Saya mengapresiasi dedikasi seluruh insan PLN EPI. Semoga semangat Ramadan menjadi energi positif untuk terus meningkatkan solidaritas, kolaborasi, dan komitmen dalam mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Rakhmad.
 
Sementara itu, dalam sesi ceramah, Ustadz Maulana menekankan sepuluh amalan utama Ramadan, yaitu memperbanyak membaca Al-Qur’an, menunaikan salat sunnah tarawih, meningkatkan sedekah, memperbanyak doa dan zikir, serta melaksanakan iktikaf di masjid.
 
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur, menjaga lisan dan perbuatan, memberi makan orang yang berbuka, serta memperbanyak taubat dan istighfar sebagai bentuk kembali kepada Allah SWT.
 
Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk bersungguh-sungguh meraih Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan atau setara dengan lebih dari 83 tahun 4 bulan kebaikan.
 
“Ramadan adalah bulan latihan integritas. Jika kita mampu menjaga lisan, menjaga hati, dan memperbanyak amal di bulan ini, maka insyaAllah nilai itu akan terbawa dalam kehidupan dan pekerjaan kita,” ujar Ustadz Maulana.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan