Di tengah naik-turunnya harga bahan pokok, konsumen semakin selektif dalam memilih produk dapur. JAR disebut memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya menonjol, terutama dari segi kejernihan minyak dan ketahanannya saat digunakan berulang kali.
| Baca juga: Minyak Goreng JAR Jadi Andalan Warga Tanah Bumbu, Dinilai Jernih, Irit, dan Tahan Lama |
Sejumlah pengguna mengaku minyak ini tidak cepat berubah warna meski dipakai lebih dari sekali, sehingga terasa lebih efisien untuk kebutuhan memasak harian. Kondisi tersebut menjadi nilai tambah, khususnya bagi rumah tangga yang ingin menghemat pengeluaran tanpa mengorbankan kualitas.
Qamariah, salah satu warga setempat, mengatakan dirinya sudah menggunakan JAR sejak pertama kali hadir di pasaran. Menurutnya, minyak tersebut tetap jernih dan tidak cepat menghitam meski digunakan beberapa kali, sehingga terasa lebih hemat.
Pengalaman serupa juga dirasakan Rose. Ia menilai minyak JAR tidak mudah menempel pada makanan dan tetap terlihat bersih setelah digunakan berulang. Baginya, hal itu membuat konsumsi minyak menjadi lebih efisien dibandingkan beberapa produk lain.
Tak hanya diminati oleh rumah tangga, minyak goreng ini juga mulai dilirik pelaku usaha mikro. Efisiensi penggunaan dinilai penting untuk menjaga biaya operasional tetap terkendali, terutama bagi usaha kuliner skala kecil.
Manajemen perusahaan menyatakan akan terus menjaga standar kualitas sekaligus memperluas distribusi agar produk lebih mudah diakses masyarakat. Direktur Keuangan Jhonlin Agro Raya, Temmy Iskandar, menegaskan bahwa perusahaan berupaya menghadirkan produk berkualitas dengan harga yang tetap terjangkau.
Dengan kombinasi mutu produk, ketersediaan yang semakin luas, serta harga yang kompetitif, minyak goreng JAR kini semakin menguat sebagai salah satu pilihan utama bagi kebutuhan memasak warga Tanah Bumbu dan sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News