Ilustrasi. Foto: dok Antara.
Ilustrasi. Foto: dok Antara.

Bisnis Ritel Terus Berjalan di Tengah Ancaman Covid-19

Ekonomi Virus Korona ritel
Antara • 27 Maret 2020 21:46
Surabaya: Koordinator Wilayah Timur 1 Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), April Wahyu Widarti mengatakan usaha ritel terus berjalan di tengah masa darurat covid-19, namun tetap mengikuti instruksi pemerintah.
 
"Berkaitan dengan tanggap darurat korona ini, Aprindo sudah mengimbau semua anggota untuk melakukan tindakan perlindungan kepada karyawan dan customer," kata April dikonfirmasi melalui pesan singkatnya, dikutip dari Antara, Jumat, 27 Maret 2020.
 
Kepada wartawan ia mengakui, kalangan pengusaha terus merasa was-was dengan kondisi darurat covid-19. Namun demikian dirinya meminta keresahan tersebut tidak sampai kepada pelanggan ketika berbelanja.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat ini semua sedang dilanda keresahan dan was-was. Namun, hal itu jangan sampai ketika belanja, customer merasa kecewa lagi, tentunya mereka paham dan tahu mana end user, mana yang spekulan," katanya.
 
Ia mengatakan saat ini yang sedang dilakukan pengusaha sambil menjalankan usahanya adalah memperhatikan setiap karyawan dan pembeli dengan melakukan pengecekan suhu kepada setiap tamu yang masuk lewat pintu.
 
Selain itu, menyediakan tempat cuci tangan dengan perlengkapan sabun cuci dan air mengalir, serta melakukan sanitasi rutin di semua peralatan kerja dan semua properti karyawan, seperti laci, loker, musala, serta kamar mandi.
 
"Kami juga menyarankan agar memberikan vitamin kepada karyawan, dan mengatur jam istirahat agar tidak terjadi penumpukan di kantin, serta mengatur jarak di musala dan tempat duduk kantin dengan melengkapi cairan pembersih tangan," tuturnya.
 
Sementara itu, April mengakui beberapa permintaan konsumen terhadap barang terjadi banyak kendala karena stok produk yang kosong, namun Aprindo berusaha melakukan maksimal dalam penyediaan.
 
"Seperti bahan pokok yang saat ini stoknya masih ada, namun beberapa memang ada yang kosong, seperti gula pasir. Hal ini selalu terjadi menjelang Ramadan dan Lebaran, ditambah pembatasan yang diberlakukan oleh pemerintah," katanya.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif