Maskapai penerbangan Lion Air. Foto: Dok. Lion Air Group
Maskapai penerbangan Lion Air. Foto: Dok. Lion Air Group

Lion Air Kurangi Tenaga Kerja

Ekonomi lion air PHK
Annisa ayu artanti • 02 Juli 2020 16:45
Jakarta: Maskapai Lion Air melakukan pengurangan jumlah karyawan akibat dari dampak virus korona (covid-19).
 
Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan perusahaan memutuskan untuk melakukan pengurangan untuk tenaga kerja Indonesia dan tenaga kerja asing (expatriate).
 
Adapun keputusan pemutusan hubungan kerja tersebut berdasarkan masa kontrak kerja berakhir dan tidak diperpanjang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Keputusan berat tersebut diambil dengan tujuan utama sebagai strategi sejalan mempertahankan kelangsungan bisnis dan perusahaan tetap terjaga, merampingkan operasi perusahaan, mengurangi pengeluaran, dan merestrukturisasi organisasi di tengah kondisi operasional penerbangan yang belum kembali normal sebagai dampak pandemi covid-19," kata Danang dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 2 Juli 2020.
 
Danang menjelaskan, Lion Air Group sedang berada di masa sulit dan menantang. Menurutnya, pandemi covid-19 menjadikan industri penerbangan mati suri atau tidak beroperasi normal di jaringan domestik dan internasional, sementara biaya-biaya yang harus ditanggung tanpa beroperasi masih cukup besar sehingga menimbulkan kesulitan yang sangat berat.
 
Dalam tindakan proaktif berdasarkan mitigasi guna menjaga kelangsungan bisnis maka keputusan pengurangan tenaga kerja itu diambil.
 
Ia juga mengungkapkan, sejak mulai beroperasi kembali atau diterapkannya pelanggaran Pembatasan Sosial Bersakal Besar (PSBB), penerbangan Lion Air Group belum berada di posisi normal. Lion Air Group mencatat rata-rata mengoperasikan hanya 10-15 persen dari kapasitas normal sebelumnya yakni rata-rata 1.400-1.600 penerbangan per hari.
 
Untuk itu, Lion Air Group melakukan pembicaraan bersama mitra-mitra usaha serta melakukan pemotongan penghasilan seluruh manajemen dan karyawan dengan nilai presentase bervariasi, semakin besar penghasilan semakin besar nilai nominal potongannya.
 
"Lion Air Group berencana, apabila di waktu mendatang kondisi perusahaan kembali pulih dan lebih baik secara bisnis, operasional serta pendapatan, maka karyawan dimaksud (yang tidak diperpanjang kontrak kerja) akan diprioritaskan untuk memiliki kesempatan kembali bekerja di Lion Air Group," tukasnya.
 

(DEV)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif