Telkom Indonesia. Foto : Telkom.
Telkom Indonesia. Foto : Telkom.

Laba Perusahaan BUMN Meningkat, Telkom Urutan Pertama

Annisa ayu artanti • 07 Januari 2022 17:48
Jakarta: Laba dan pendapatan perusahaan pelat merah pada sembilan pertama di 2021 meningkat pesat. Beberapa perusahaan BUMN pun terpantau berlomba menjadi yang pertama.
 
Berdasarkan bahan paparan kinerja Menteri BUMN 2021 yang dikutip Medcom.id, Jumat, 7 Januari 2022 tercatat laba BUMN meningkat dari Rp13 triliun pada 2020 menjadi Rp61 triliun selama sembilan bulan pertama 2021.

Berikut penyumbang laba terbesar perusahaan BUMN:


PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) atau Telkom sebesar Rp25,66 triliun.
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp21,05 triliun.
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp19,07 triliun.
PT PLN (Persero) sebesar Rp12,45 triliun.
Mining Industry Indonesia (MIND ID) sebesar Rp9,82 triliun.
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar Rp7,77 triliun.
PT Pupuk Indonesia (Persero) sebesar Rp4,63 triliun.
PT ASABRI (Persero) sebesar Rp3,53 triliun.
Holding Perkebunan Nusantara sebesar Rp2,95 triliun.
Holding BUMN Asuransi dan Penjaminan (IFG) sebesar Rp2,9 triliun.


Pendapatan BUMN


Sementara dari sisi pendapatan Kementerian BUMN mencatat pendapatan perusahaan pelat merah selama sembilan bulan pertama di 2021 tumbuh 14 persen year on year (yoy) dari Rp1.421 triliun menjadi Rp1.613 triliun.
 
Penyumbang terbesar dalam perolehan pendapatan adalah Pertamina sebesar Rp548,29 triliun, PLN sebesar Rp269,87 triliun, BRI sebesar Rp119,94 triliun, Telkom sebesar Rp106,04 triliun, dan Bank Mandiri sebesar Rp105,86 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya, MIND ID sebesar Rp63,82 triliun, Pupuk Indonesia sebesar Rp56,02 triliun, BNI sebesar Rp53,34 triliun, Holding Perkebunan Nusantara sebesar Rp36,46 triliun, dan PT Biofarma (Persero) sebesar Rp30,46 triliun.

Kapitalisasi perusahaan BUMN meningkat

Seiring dengan kinerja yang cemerlang oleh perusahaan-perusahaan BUMN, kapitalisasi pasar atas perusahaan-perusahaan tersebut pun mengalami kenaikan selama 2021. Peningkatan kapitalisasi pasar terbesar berasal dari BRI Agro yakni 70 persen. Lalu Solusi Bangun Indonesia sebesar 42 persen, Telkom sebesar 20 persen, Bank Mandiri sebesar sembilan persen, Mitratel sebesar tujuh persen, BNI lima persen, Antam satu persen, dan Bukit Asam sebesar satu persen.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif