Foto: Grafis Medcom.id
Foto: Grafis Medcom.id

Ekonom Nilai Larangan Etalase Rokok Bakal Ganggu Dunia Usaha

Ekonomi industri rokok rokok Dunia Usaha Industri Hasil Tembakau
Husen Miftahudin • 30 September 2021 08:33
Jakarta: Seruan Gubernur (Sergub) DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pembinaan Kawasan Dilarang Merokok menuai beragam polemik. Sejumlah pihak menganggap seruan yang diterbitkan untuk mencegah penyebaran covid-19 ini tidak sesuai tujuannya.
 
Ekonom Universitas Padjadjaran Irsyad Kamal mengatakan Sergub 8/2021 ini tidak relevan untuk mencegah penyebaran covid-19 dan bakal mengganggu dunia usaha, terutama bagi industri hasil tembakau (IHT) dan pelaku usaha ritel. Paling terdampak adalah warung yang mengandalkan penjualan rokok sebagai omzet terbesarnya.
 
"Apalagi jika penindakan yang dilakukan Satpol PP sebagaimana yang dilakukan dengan menutup etalase rokok di minimarket juga dilakukan di warung-warung," ujar Irsyad dalam siaran persnya, Kamis, 30 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam tataran makroekonomi, jelas dia, pembatasan ketat terhadap IHT dinilai bukan hanya berdampak terhadap pelaku usaha kecil, melainkan juga berimbas kepada perusahaan rokok. Dia bilang, pembatasan-pembatasan terhadap IHT terjadi lantaran pemerintah belum memiliki tujuan yang jelas terhadap sektor tersebut.
 
Menurut Irsyad, kebijakan terhadap IHT tidak bisa sekadar meniru sejumlah negara yang memberlakukan pembatasan secara ketat seperti Amerika Serikat ataupun Singapura yang menjual rokok dengan harga tinggi hingga melarang penjualan eceran. Karena negara-negara tersebut tidak mengandalkan pendapatan dari IHT.
 
"Pemerintah perlu punya objektif yang jelas, kalau memang menekankan aspek kesehatan apakah bisa mengompensasi pendapatan dari IHT. Saat ini penerimaan cukai rokok itu paling besar, kemudian kalau dibatasi secara ketat, perusahaan-perusahaan rokok pasti akan melakukan layoff terhadap pekerjanya," pungkas Irsyad.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif