NEWSTICKER
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama.
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama.

Realisasi Investasi Tak Terganggu Korona

Ekonomi bkpm realisasi investasi virus corona
Eko Nordiansyah • 23 Maret 2020 14:08
Jakarta: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) meyakini realisasi investasi tak akan terganggu oleh kekhawatiran virus korona (covid-19) di Indonesia.
 
Meski memengaruhi persepsi investor, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengaku optimistis rencana investasi akan bisa direalisasikan saat pandemi ini bisa diatasi.
 
"Korona ini kan sesuatu yang membuat gelisah, jangankan Indonesia tetapi seluruh investor. Memang sekarang ibarat kecepatan kerjanya yang harusnya 100 persen menurun jadi 60 sampai 70 persen," kata dia dalam video conference di Jakarta, Senin, 23 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya mengakui terjadi sedikit hambatan untuk realisasi investasi dalam beberapa bulan terakhir. Selain itu, pengiriman mesin hingga tenaga ahli yang mayoritas warga asing juga terhambat. Untuk itu, Bahlil berharap kondisi ini pulih ketika masalah korona bisa diselesaikan.
 
"Insyaallah kalau korona berlalu Mei, maka pada Juni dan Juli kecepatan usaha bisa meningkat lagi. Apakah dengan kondisi sekarang mereka enggak jalan? Jalan, tetapi dengan kondisi sekarang kinerjanya berjalan tidak sesuai perencanaan," jelas dia.
 
Hingga kuartal I-2020 ini Bahlil menyebut realisasi investasi masih tumbuh dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Meski tak ingin membeberkan berapa realisasi investasinya, namun Bahlil mengungkapkan pertumbuhannya antara lima hingga enam persen di kuartal I-2020 ini.
 
Bahlil menjelaskan pertumbuhan realisasi investasi disebabkan oleh investasi yang sudah berjalan antara 50 sampai dengan 60 persen, kemudian realisasi investasi mangkrak yang mencapai Rp200 triliun, hingga aksi jemput bola yang dilakukan BKPM untuk mengawal investasi.
 
"Kami datangi investor yang sebelumnya tidak bisa menjalankan investasi karena persolan izin, tanah, maupun perbankan. Ini kami dampingi untuk meyakinkan pihak-pihak tersebut agar segera direalisasikan. Saya pikir di balik kesusahan ada secercah harapan," pungkasnya.

 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif