Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Foto : Kementan.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Foto : Kementan.

Mentan Kirim 53 Petani Muda ke Jepang

Ekonomi Petani Kementerian Pertanian indonesia-jepang
Annisa ayu artanti • 19 April 2022 21:10
Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melepas 53 petani muda untuk magang di Jepang. Ia pun meminta ke pada petani muda untuk menjadi petani Jepang saat kembali ke Tanah Air. Hal itu ditekankannya karena kemajuan sektor pertanian di Jepang lebih jauh dibandingkan di Indonesia mulai dari ilmu, etos kerja, hingga teknologi.
 
"Kami tidak hanya ingin kalian pergi magang, kamu harus menjadi sama dengan orang Jepang yang menjadi Indonesia di Tanah Air besok," kata Syahrul Yasin Limpo, Selasa, 19 April 2022.
 
Ia mengatakan di Jepang para petani salah satu kelompok masyarakat yang kaya raya. Mereka memiliki segalanya. Hal tersebut yang ditekankannya supaya dicontoh oleh petani-petani muda RI. Ia juga berpesan untuk segera balik ke Tanah Air setelah magang dan mengimplementasikan ilmunya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saudara-saudara sekalian anakku kalian belajar kesana. dan insyaAllah sepanjang saya dan pejabat yang lain (masih menjabat) kamu ke sana jangan lama-lama, lebih cepat lebih baik," ucapnya.
 
Adapun alasan Kementerian Pertanian mengirimkan petani-petani muda untuk magang di Jepang karena keberhasilan yang di miliki negara Jepang dalam sektor pertanian. Program magang ini juga sebagai salah satu upaya untuk regenerasi petani di Indonesia.
 
Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan untuk pemuda tani Indonesia belajar tentang tata kelola pertanian yang maju, mandiri, dan modern di Jepang dengan harapan ilmu pengalaman bisa diterapkan setibanya di Indonesia.
 
Tak hanya tahun ini saja, program magang seperti ini sudah dilakukan sejak 1984. Kementerian Pertanian telah melakukan peningkatan kapasitas pemuda tani di bidang pertanian melalui program magang di Jepang. Hingga 2019 sebabyak 1384 peserta telah dikirimkam untuk magang di Jepang.
 
Namun, pada 2020 pengiriman petani muda magang ke Jepang sempat terhenti karena pandemi covid-19. Kemudian program tersebut dilanjutkan pada 2021 dengan mengirimkan 10 petani muda dan tahun ini mengirimkan 53 petani muda dari 19 provinsi.
 
Keberangkatan 53 petani muda tahun ini akan dibagi menjadi empat gelombang. Pertama, sebanyak 3 peserta pada 20 April 2022. Lalu, sebanyak tujuh orang pada 21 April 2022, sebanyak 38 orang pada 22 April 2022, dan sisanya lima orang pada Mei.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif