Menteri Perdagangan M Lutfi - - Foto: dok Kemendag
Menteri Perdagangan M Lutfi - - Foto: dok Kemendag

Akhir Tahun, RI Bakal Cetak Surplus Necara Perdagangan Terbesar dalam Sejarah

Ekonomi Ekspor neraca perdagangan indonesia Kementerian Perdagangan komoditas Ekspor-Impor M.Lutfi
Nia Deviyana • 11 November 2021 15:13
Jakarta: Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan Indonesia akan mendapatkan surplus neraca perdagangan untuk pertama kalinya di akhir tahun. Hal tersebut disebabkan oleh harga komoditas ekspor yang tinggi selama pandemi covid-19.
 
"Januari-September kemarin (neraca perdagangan) sudah USD25 miliar. Kalau angkanya konsisten, di kuartal terakhir yaitu Oktober, November, dan Desember, kita akan menembus USD30 miliar pertama kali dalam sejarah," ujarnya dalam webinar Hari Ritel Nasional, Kamis, 11 November 2021.
 
Lutfi memandang surplus neraca perdagangan tersebut berkontribusi positif dalam menjaga ketahanan perekonomian Indonesia. Apalagi, sempat terjadi penurunan daya beli akibat munculnya gelombang kedua covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ketika merebak gelombang kedua covid-19 dan semua tutup, indeks kepercayaan konsumen kita waktu kuartal kedua itu 104,4 persen, kemudian turun angkanya di 80,2 persen, kita sudah lemas," terang Lutfi.
 
Tak berhenti di situ, indeks kembali turun ke level 77,3 persen. Namun pada September, indeks mulai merangkak naik ke level 95,5 persen dan naik lagi di Oktober ke level 113,4 persen.

 
"Jadi kenapa angkanya penting buat saya? Karena Kementerian Perdagangan kalau lihat GDP itu ada dua, pertama ekspor-impor. Kedua konsumsi masyarakat. Pada 2020 konsumsi masyarakat kira-kira 59,55 persen dari GDP kita. Jadi artinya yang mendorong perekonomian kita itu adalah yang dibelanjakan oleh bapak dan ibu," pungkasnya.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif