Ilustrasi kompor listrik - - Foto: MI/ Rendy Ferdiansyah
Ilustrasi kompor listrik - - Foto: MI/ Rendy Ferdiansyah

Penggunaan Kompor Listrik Hemat Anggaran Negara

Ekonomi PLN elpiji 3 kg anggaran Energi Terbarukan kompor listrik
Suci Sedya Utami • 04 September 2020 21:17
Jakarta: Pemerintah mendorong masyarakat untuk bermigrasi dari penggunaan kompor gas ke kompor listrik. Konversi ini akan menghemat anggaran negara lantaran mengurangi penggunaan subsidi elpiji 3 kg.
 
Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Hendra Iswahyudi menjelaskan subsidi LPG terus meningkat seiring penambahan volume alokasi tabung gas. Pada 2019, alokasi subsidi LPG mencapai Rp75,22 triliun atau lebih tinggi dari 2018 yang sebesar Rp64 triliun.
 
"Sangat mendukung untuk mengurangi subsidi LPG yang puluhan triliun saat ini," katanya dalam webinar kesiapan kita memasyarakatkan kompor induksi, Jumat, 4 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam kesempatan yang sama, Assistent Manager Manajemen Pengetahuan PLN Poslitbang Dzikri Firmansyah Hakam sejalan dengan penghematan di sisi keuangan negara, penggunaan kompor listrik juga lebih efisien bagi para penggunanya.
 
Berdasarkan studi yang dilakukan Puslitbang PLN di 2017-2018 terkait efisiensi, penggunaan kompor induksi dengan daya 1.800 watt memiliki tingkat efisiensi hingga 81,78 persen.
 
Misalnya jika membandingkan pengguna listrik 450 VA subsidi yang selama ini juga menggunakan LPG 3 kg dengan harga Rp22 ribu untuk 7-10 hari.
 
Bila pelanggan tersebut beralih menggunakan kompor listrik, maka penghematan yang bisa didapat per bulan yakni hingga Rp10 ribu. Bahkan jika terjadi kelangkaan LPG 3 kg dan membuat harganya melonjak, penghematannya bisa mencapai Rp82 ribu.
 
Demikian juga jika dibandingkan dengan pengguna listrik nonsubsidi dan juga LPG 12 kg. Penghematan yang bisa didapatkan untuk rumah tangga penghasilan menengah dan tinggi bisa mencapai Rp43 ribu.
 
"Jadi keuntungannya ada national budget saving, ada energy security, kita lebih efisien," jelas Dzikri.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif