Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)

Defisit Transaksi Berjalan Kuartal II Diproyeksi di Bawah 1,5%

Ekonomi Bank Indonesia defisit transaksi berjalan
Husen Miftahudin • 16 Juli 2020 18:39
Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memproyeksi defisit transaksi berjalan atau Current Account Deficit (CAD) pada kuartal II-2020 berada di bawah 1,5 persen dari produk domestik bruto (PDB). Terdapat sejumlah indikator yang mendorong tetap rendahnya defisit transaksi berjalan tersebut.
 
"Secara keseluruhan beberapa indikator yang kami sampaikan membuat defisit transaksi berjalan pada kuartal kedua akan lebih rendah dari 1,5 persen PDB. Untuk keseluruhan 2020 kami perkirakan defisit transaksi berjalan juga akan sekitar 1,5 persen PDB," ujar Perry dalam telekonferensi hasil RDG periode Juli 2020 di Jakarta, Kamis, 16 Juli 2020.
 
Tetap rendahnya defisit transaksi berjalan kuartal II-2020 dipengaruhi oleh membaiknya neraca perdagangan sejalan penurunan impor akibat melemahnya permintaan domestik. Data sampai Juni 2020 menunjukkan neraca perdagangan kuartal II-2020 mencatat surplus USD2,9 miliar, meningkat dari surplus kuartal sebelumnya sebesar USD2,6 miliar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2020 meningkat menjadi USD131,7 miliar, setara pembiayaan 8,4 bulan impor atau 8,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.
 
"Memang kami perkirakan di kuartal kedua dengan surplus neraca perdagangan yang juga membaik dan tentu saja untuk keseluruhan 2020 memang neraca pembayaran kita akan membaik dengan defisit transaksi berjalan yang lebih rendah dan surplus dari neraca modal yang akan lebih besar," ungkap dia.
 
Adapun realisasi defisit transaksi berjalan pada kuartal I-2020 sebesar USD3,9 miliar atau 1,4 persen dari produk domestik bruto (PDB). Angka itu lebih rendah dari defisit USD8,1 miliar atau setara 2,8 persen PDB pada kuartal IV-2019.
 
Penurunan defisit transaksi berjalan pada tiga bulan pertama 2020 ini karena dipengaruhi penurunan impor, sejalan dengan perlambatan ekonomi domestik yang tercatat hanya tumbuh 2,97 persen pada kuartal I-2020.
 
Penurunan defisit transaksi berjalan tersebut juga dipengaruhi oleh peningkatan surplus neraca perdagangan barang, disertai dengan penurunan defisit neraca jasa dan neraca pendapatan primer.
 
"Perbaikan surplus neraca perdagangan barang disebabkan oleh penurunan impor seiring dengan permintaan domestik yang melambat, sehingga mengurangi dampak penurunan ekspor akibat kontraksi pertumbuhan ekonomi dunia," papar Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 20 Mei 2020.
 
Perbaikan neraca jasa dipengaruhi oleh penurunan defisit jasa transportasi sejalan dengan penurunan impor barang, di tengah penurunan surplus jasa travel akibat berkurangnya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. "Di samping itu, perbaikan defisit neraca pendapatan primer sejalan dengan aktivitas ekonomi domestik, turut mendorong penurunan defisit transaksi berjalan," tuturnya.
 
Onny juga menyebutkan, transaksi modal dan finansial pada kuartal I-2020 mengalami penurunan signifikan di tengah tingginya ketidakpastian pasar keuangan global. Transaksi modal dan finansial terjadi defisit sebanyak USD2,9 miliar, terutama dipengaruhi oleh defisit investasi portofolio setelah pada kuartal sebelumnya tercatat surplus sebesar USD12,6 miliar.
 
"Defisit investasi portofolio ini dipicu besarnya aliran modal keluar (capital outflow) akibat kepanikan pasar keuangan global terhadap pandemi virus korona covid-19. Dengan perkembangan tersebut, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal I-2020 defisit sebesar USD8,5 miliar," tutup Onny.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif