Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani. Foto: Medcom.id/Husen Miftahudin
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani. Foto: Medcom.id/Husen Miftahudin

Kadin: Pengusaha Menanti Pameran Perdagangan Internasional

Ekonomi trade expo indonesia Kadin Pemulihan Ekonomi Nasional
Ilham wibowo • 21 September 2020 18:28
Jakarta: Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani menyebut bahwa kalangan pengusaha sangat menantikan pameran perdagangan internasional untuk terus meningkatkan kinerja bisnis. Penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) 2020 diharapkan membantu pemulihan ekonomi.
 
"Kalau saya bertemu para foreign chamber, para dubes dan dunia usaha dari mancanegara mereka selalu menanyakan acara TEI, karena acara ini sudah sangat menarik dan mendorong mereka meningkatkan kerja sama di bidang perdagangan," kata Rosan saat konferensi pers virtual di kantor Kemendag, Jakarta, Senin, 21 September 2020.
 
Berbeda dengan gelaran tahun sebelumnya, agenda tahunan ke-35 tersebut akan dilakukan secara virtual. TEI tahun ini yang rencananya digelar mulai 10-16 November 2020 bakal dibuka secara langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rosan pun mengaku bakal mendukung penuh upaya Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang telah menerapkan inovasi dan adaptasi dalam perhelatan pameran dagang. Potensi peningkatan transaksi ekspor dan ekspansi produk baru buatan Indonesia diharapkan bisa kembali didapat.
 
"Ini adalah sesuatu hal yang baru karena dilakukan secara virtual tetapi tidak akan mengurangi makna dan acara itu sendiri karena kita harus adaptasi dengan keadaan," ujarnya.
 
Pada penyelenggaraan 2019, transaksi TEI mencapai USD10,96 miliar atau setara Rp153,38 triliun dengan puluhan ribu peserta dari berbagai negara. Transaksi perdagangan tersebut terdiri dari transaksi produk sebesar USD1,54 miliar, transaksi investasi USD9,29 miliar dan transaksi jasa sebesar USD120,08 juta.
 
Rosan mengaku bakal mengajak asosiasi usaha di berbagai level untuk ikut serta meramaikan pameran perdagangan produk Indonesia. Ia yakin transaksi yang dihasilkan akan cukup besar meski tekanan pandemi covid-19 masih berlangsung.
 
"Dengan adanya pandemi ini akan mengakselerasi digitalisasi dunia usaha, mereka akan lebih adaptasi dengan perubahan keadaan yang begitu cepat, dan ini akan bantu menerobos pasar luar negeri lebih baik, efisien dan efektif," paparnya.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif