Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah

Sandiaga Buat Strategi Promosikan Rendang Payakumbuh ke Luar Negeri

Ekonomi kuliner UMKM Sandiaga Uno
Antara • 25 April 2021 20:28
Payakumbuh: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa rendang (randang) dari Kota Payakumbuh, Sumatera Barat akan ikut ambil bagian dalam program Indonesia Spicy Of The World atau Indonesia Membumbui Dunia.
 
"Saya diperintahkan langsung oleh Pak Menkomarves, Pak Luhut, untuk menyiapkan Indonesia Spice Up The World dan salah satu produk yang akan kita dorong dalam konsep Indonesia Incoparted adalah rendang," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Minggu, 25 April 2021.
 
Sandiaga mengatakan program Indonesia Membumbui Dunia ini memang menjadi salah satu strategi untuk mempromosikan kuliner Indonesia di seluruh dunia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Salah satunya itu rendang, karena sudah ada The City Of Randang yakni Kota Payakumbuh ya kita usulkan, kami ingin Payakumbuh terlibat dalam program kita ini," katanya saat mengunjungi langsung Sentra IKM Rendang Kota Payakumbuh, dilansir dari Antara, Kamis, 22 April 2021.
 
Melalui program ini, bumbu-bumbu dan kuliner Indonesia diharapkan dapat semakin dikenal dan diminati masyarakat luar negeri sehingga terasa multiplier effect pada penciptaan lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
 
"Randang memang menjadi salah satu produk yang akan didorong dalam konsep Indonesia Incorporated. Kita akan promosikan Randang Sumatra Barat, khususnya Payakumbuh. Kemasannya tadi saat dicek sudah ada yang keren banget," imbuhnya.
 
Ia mengatakan saat ini sudah disiapkan semua value chain (rantai nilai) karena kebutuhan tidak hanya untuk haji yang mencapai 480 ton, tapi seluruh diaspora Indonesia nanti akan diberikan insentif, seluruh restoran indonesia yang ada di luar negeri.
 
"Nanti akan diberikan subsidi pengiriman paket oleh Garuda. Agar rendang produksi UMKM kita ini bisa mendunia," paparnya.
 
Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan, keberadaan Sentra IKM Randang Kota Payakumbuh berawal dari adanya kesulitan pelaku UMKM di Payakumbuh dalam menjual dagangan mereka.
 
"Karena tidak adanya standar produk saat itu, apalagi banyak sertifikat yang harus dipersiapkan mulai dari label halal, BPOM, izin edar, hingga ISO. Bersyukurnya kami, Kementerian Perindustrian menyambut pemikiran ini dan akhirnya dapur bersama-sama ini bisa dibuat," ujarnya.
 
Kehadiran Sentra IKM Rendang berdampak besar kepada standar produk UMKM Rendang Payakumbuh mulai dari pengolahan, packaging, dan pemasaran. Sebab, semua diajarkan di sentra ini agar bisa diterima di pasar nasional dan internasional.
 
"Bila saja tak ada pandemi covid-19 ini, jemaah haji sudah mengorder 480 ton rendang, tapi akhirnya kita pending sampai saat ini. Sementara dengan peralatan yang sudah berstandar Nasional di Sentra IKM Rendang kita bisa memproduksi banyak," pungkasnya.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif