Uniqlo
Uniqlo

Fast Retailing Cetak Rekor Kinerja, UNIQLO Jadi Mesin Pertumbuhan Global

Annisa ayu artanti • 17 Juli 2026 16:19
Ringkasnya gini..
  • Fast Retailing membukukan rekor pendapatan Rp337,16 triliun dan laba usaha naik 33,6 persen.
  • Pertumbuhan bisnis UNIQLO di Asia, Amerika, dan Eropa menjadi motor utama kinerja perusahaan.
Jakarta: Permintaan yang terus meningkat terhadap produk-produk UNIQLO di berbagai negara menjadi pendorong utama lonjakan kinerja Fast Retailing sepanjang sembilan bulan pertama tahun fiskal 2026. 
 
Perusahaan induk UNIQLO, Fast Retailing Co., Ltd. sukses membukukan rekor pendapatan dan laba sekaligus menaikkan proyeksi bisnis hingga akhir tahun fiskal.
 
Pencapaian tersebut ditopang oleh ekspansi toko baru di berbagai negara, tingginya minat konsumen terhadap produk unggulan, serta strategi pengembangan merek yang semakin kuat di pasar global.

Pendapatan Tembus Rp337 Triliun

Berdasarkan siaran pers yang dikutip pada Jumat, 17 Juli 2026, pendapatan konsolidasi Fast Retailing untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 31 Mei 2026 mencapai 3,0651 triliun Yen atau setara Rp337,16 triliun, meningkat 17,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Sementara itu, laba usaha  meningkat 33,6 persen secara tahunan menjadi 592,7 miliar Yen atau Rp65,197 triliun. Fast Retailing juga membukukan pendapatan keuangan bersih sebesar 43,8 miliar Yen, yang terdiri dari pendapatan bunga bersih sebesar 37,8 miliar Yen dan keuntungan selisih kurs atas aset dalam mata uang asing sebesar 5,9 miliar Yen. 
 
Secara keseluruhan, laba sebelum pajak penghasilan meningkat 26,5 persen menjadi 658,2 miliar Yen atau setara Rp72,40 triliun, sedangkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 25,6 persen menjadi 426,0 miliar Yen atau setara Rp46,86 triliun.
 
Baca juga: Uniqlo Masuk Daftar Top 100 Most Influential Companies Versi TIME

Target tahun fiskal 2026 naik

Sejalan dengan kinerja tersebut, Fast Retailing merevisi naik proyeksi kinerja untuk tahun fiskal
2026. Revisi ini mencerminkan kinerja perusahaan hingga Juni 2026, sekaligus penyesuaian asumsi nilai tukar yang digunakan dalam perhitungan estimasi kinerja kuartal keempat agar lebih selaras dengan kondisi nilai tukar terkini. 
 
Fast Retailing kini memperkirakan akan membukukan rekor pendapatan sebesar 3,97 triliun Yen. Sementara laba usaha meningkat 710 miliar yen dan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai 500 miliar yen.

UNIQLO International Tumbuh Pesat

Kontributor terbesar pertumbuhan berasal dari bisnis UNIQLO International. Selama sembilan bulan pertama tahun fiskal 2026, segmen ini mencatat pendapatan 1,834 triliun yen, naik 25,9 persen, sementara laba usaha melonjak 45,4 persen menjadi 345,3 miliar yen.
 
Kinerja positif tersebut terjadi hampir di seluruh kawasan operasi. Di Tiongkok, pertumbuhan penjualan didukung meningkatnya permintaan terhadap koleksi musim panas dan strategi pemasaran yang lebih agresif.
 
UNIQLO Hong Kong dan Taiwan juga membukukan kenaikan pendapatan berkat tingginya penjualan produk populer seperti Mini T-shirts dan Baggy Barrel Leg Jeans.
 
Di Korea Selatan, penjualan pakaian wanita, pria, dan anak-anak meningkat pesat setelah berbagai koleksi ramai diperbincangkan di media sosial.
 
Sementara itu, kawasan Asia Tenggara, India, dan Australia turut mencatat pertumbuhan dua digit, didorong tingginya permintaan terhadap produk musim panas seperti T-shirts, UV Protection Parkas, jeans, hingga sweatpants.
 
Fast Retailing juga mencatat pertumbuhan positif di Amerika Utara dan Eropa. Di Amerika Utara, pembukaan toko baru serta penyempurnaan produk LifeWear berhasil menarik minat konsumen sehingga penjualan dan laba meningkat dua digit.
 
Hal serupa terjadi di Eropa. Kontribusi toko baru dan tingginya permintaan terhadap produk esensial seperti kemeja linen serta pakaian rajut musim panas menjadi pendorong utama pertumbuhan.
 
Sementara itu, di pasar domestik, UNIQLO Jepang juga mempertahankan tren positif. Pendapatan meningkat 8,3 persen menjadi 867,6 miliar yen, sedangkan laba usaha naik 15,1 persen menjadi 172,9 miliar yen. Selama periode Maret hingga Mei, penjualan di toko yang sama tumbuh 9,9 persen.
 
Kenaikan tersebut didorong oleh tingginya permintaan terhadap koleksi bawahan dengan siluet mengikuti tren, UV Protection Parkas, Easy Pants, serta momentum penjualan selama Golden Week dan Thank You Festival.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan