Kepala BKPM Bahlil Lahadalia meyakinkan perusahaan asal Belanda tambah investasi di Indonesia. Foto: dok BKPM.
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia meyakinkan perusahaan asal Belanda tambah investasi di Indonesia. Foto: dok BKPM.

Bahlil Berhasil 'Bujuk' FrieslandCampina Tambah Investasi Rp4 Triliun di Indonesia

Ekonomi BKPM Investasi Asing Bahlil Lahadalia
Ade Hapsari Lestarini • 20 November 2020 19:03
Amsterdam: Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia berhasil meyakinkan produsen Susu Bendera FrieslandCampina untuk menambah investasinya di Indonesia.
 
Realisasi investasi senilai Rp4 triliun tersebut direncanakan mulai awal 2021. Bahlil meyakinkan FrieslandCampina menambah investasinya pada hari pertama kunjungan kerja ke Amsterdam, Belanda, Rabu, 18 November 2020 lalu.
 
Bahlil menyambut baik iktikad perusahaan yang bersedia memenuhi tiga persyaratan yang diajukan oleh Pemerintah Indonesia. Tiga syarat itu melibatkan perusahaan lokal dalam proses konstruksi pabrik baru, melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rantai pasok, serta melibatkan pengusaha lokal dalam kegiatan usaha logistik perusahaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya berterima kasih atas minat investasi dari FrieslandCampina ini. Kami siap menjemput bola. Kami juga telah sepakat bahwa Friesland akan memenuhi tiga syarat yang telah diajukan oleh Pemerintah Indonesia. Pemerintah juga menawarkan lahan gratis selama lima tahun untuk pendirian pabrik di Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah," jelas Bahlil, dalam keterangan resminya, Jumat, 20 November 2020.
 
Meskipun awalnya tampak cukup terkejut dengan syarat investasi yang diajukan pemerintah, CEO FrieslandCampina Hein Schumacher menyatakan siap menyanggupinya.

Insentif fiskal

Di sisi lain pimpinan FrieslandCampina sedunia itu sangat mengapresiasi fasilitas insentif fiskal yang diputuskan dengan sigap oleh Kepala BKPM, baik tax holiday maupun tax allowance.
 
"Saya tidak menyangka keputusan Kepala BKPM ini sangat cepat. Memang Indonesia sudah banyak berubah, pemerintah telah melakukan reformasi di berbagai bidang. Di tengah pandemi covid-19, BKPM tetap sigap membantu kami. Saya akan segera sampaikan kesepakatan investasi ini dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Desember 2020," ujar Schumacher.
 
Rencananya FrieslandCampina melalui perusahaannya di Indonesia, Frisian Flag Indonesia akan kembali berinvestasi senilai 220 juta euro hingga 270 juta euro atau Rp3,7 triliun hingga Rp4,5 triliun di Indonesia. Perusahaan bergerak di bidang usaha industri susu segar, krim, susu kental manis serta turunannya.
 
Pertemuan dengan FrieslandCampina ini merupakan bagian dari rangkaian agenda pertemuan Kepala BKPM dengan empat Chief Executive Officer (CEO) perusahaan multinasional (MNC) atau korporasi global yang bergerak di berbagai sektor industri di Amsterdam, Belanda.
 
Royal FrieslandCampina N.V. adalah sebuah koperasi multinasional yang berbasis di Amersfoort, Belanda, memiliki cabang di 36 negara, dan mempekerjakan sekitar 24 ribu karyawan. Omzet tahunan perusahaan berjumlah 11,6 miliar euro pada 2018.
 
Sedangkan di Indonesia, FrieslandCampina telah hadir selama hampir 100 tahun dan telah menjadi merek susu paling ikonik di Indonesia yang dikenal sebagai Frisian Flag atau Susu Bendera. Perusahaan memiliki dua fasilitas produksi yaitu di Pasar Rebo dan Ciracas, Jakarta Timur.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif