Ilustrasi proyek strategis nasional. Foto : MI.
Ilustrasi proyek strategis nasional. Foto : MI.

Kadin Dorong Proyek Strategis Nasional di Kalsel

Ekonomi Kadin Proyek Strategis Nasional Pilkada Kalimantan Selatan
Antara • 06 April 2021 16:10
Banjarmasin: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mendorong proyek strategis nasional (PSN) dapat terserap maksimal di Kalimantan Selatan (Kalsel) mengingat selama ini anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat tak terserap 100 persen.
 
"Jangan sampai dana yang sudah dikucurkan kembali ke pusat, jadi berapa pun anggaran itu harus diserap maksimal untuk pembangunan PSN di Kalsel," kata Ketua Kadin Kalimantan Selatan Edy Suryadi, dikutip dari Antara, Selasa, 6 April 2021.
 
Menurut dia, belajar dari pengalaman beberapa PSN 2020 lalu, anggaran tidak terserap maksimal sehingga sangat merugikan Kalimantan Selatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita ingin pembangunan pada PSN secara monumental bagus sebagaimana rencana awal pemerintah pusat dengan gelontoran anggaran sangat besar," jelasnya.
 
Untuk itulah, Edy menyatakan bersama-sama Polda Kalsel akan mengawal PSN termasuk seluruh lintas industri, sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
 
Ke depan, Edy berharap ada lagi PSN di Kalsel dan salah satu yang menjadi impian yaitu jalan tol lintas Kalimantan seperti pulau Sumatera dan Jawa.
 
"Kalimantan Selatan ini daerah yang sangat kaya sumber daya alamnya. Kami berharap pembangunan infrastruktur dapat lebih maju lagi yang pada akhirnya mendukung peningkatan perekonomian masyarakat," katanya.
 
Sementara Kompol Hadi Supriyanto dari Subdit 3 Tipidkor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel mengaku siap memberikan pendampingan dalam setiap PSN dan proyek pembangunan pemerintah lainnya agar tidak terjadi penyimpangan.
 
"Tentunya tujuan akhir dari pembangunan adalah kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai terjadi penyimpangan dalam pelaksanaannya, makanya harus kita kawal dan dampingi agar berjalan sesuai aturan," katanya.
 
Acara yang digagas Polda Kalsel itu dibuka Kabag Analis Direktorat Intelkam Polda Kalsel AKBP Soetrijono mewakili Direktur Intelkam Polda Kalsel Kombes Pol Nur Romdhoni dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
 
Sejumlah tokoh turut hadir di antaranya Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel M Syaripuddin dan perwakilan organisasi pengusaha seperti Banom Hukum dan Advokasi Hipmi Kalsel Nawang Wijayanti.
 
Diketahui pada 2020 lalu ada tiga PSN di Kalsel yaitu pembangunan gedung terminal baru Bandara Internasional Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru, Bendungan Tapin di Kabupaten Tapin dan kawasan industri Jorong di Kabupaten Tanah Laut.

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif