Ekspor. Foto : MI.
Ekspor. Foto : MI.

Emiten Eksportir dan Kawasan Industri Diuntungkan Perjanjian RCEP

Ekonomi ekspor Emiten RCEP
Annisa ayu artanti • 18 November 2020 15:18
Jakarta: Emiten yang memiliki fokus bisnis ekspor dan emiten kawasan industri diprediksi akan memperoleh banyak keuntungan dari perjanjian Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).
 
Kepala Riset NH Korindo Sekuritas Indonesia Anggaraksa Arismunandar menyebutkan perusahaan eksportir CPO, tekstil, produk kertas, dan produk kayu akan semakin diuntungkan dengan perjanjian RCEP.
 
"Kami melihat perjanjian RCEP ini berpotensi untuk menguntungkan emiten-emiten pada sektor yang memiliki orientasi ekspor," kata Anggaraksa kepada Medcom.id, Rabu, 18 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Anggaraksa juga menilai perjanjian RCEP akan menjadi pintu gerbang masuknya investasi ke Indonesia, khususnya investasi di kawsan industri. Hal tersebut membawa angin segar bagi kinerja emiten industri di masa depan.
 
"Selain itu, arus investasi yang diharapkan masuk dari perjanjian ini juga akan menjadi angin positif bagi emiten-emiten kawasan industri," ujarnya.
 
Tak hanya memberikan dampak positif bagi emiten, Anggaraksa juga menjelaskan, perjanjian RCEP akan berdampak positif bagi masa depan perekonomian Indonesia, terutama untuk mendorong pemulihan ekonomi dari dampak pandemi covid-19.
 
Beberapa mitra dagang yang ikut serta dalam perjanjian dagang ini seperti Tiongkok dan Selandia Baru. Kedua negara tersebut telah cukup berhasil dalam pemulihan ekonomi dan penanganan pandemi.
 
"Selain itu potensi yang dimiliki perjanjian RCEP ini terbilang sangat besar karena menyumbang hampir 30 persen total PDB Dunia," tuturnya.
 
Di sisi lain, adanya perjanjian dagang ini juga dapat meningkatkan daya tarik investasi di Indonesia, setelah sebelumnya pemerintah mengeluarkan kebijakan Undang-Undang Cipta Kerja.
 
"Jika dikombinasikan dengan UU Cipta Kerja yang baru berlaku, maka tentu akan membawa dampak yang cukup besar bagi kemajuan iklim investasi di Indonesia," pungkasnya.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif