Ilustrasi. FOTO: MI/ADAM DWI
Ilustrasi. FOTO: MI/ADAM DWI

UMKM Berbasis Syariah Perlu Dukungan di Tengah Pandemi

Ekonomi Virus Korona UMKM gojek UMKM Indonesia
Angga Bratadharma • 12 November 2020 08:29
Jakarta: GoPay bersama Lazis Muhammadiyah (Lazismu) melatih 300 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berbasis ekonomi syariah di ekosistem Muhammadiyah agar dapat mengembangkan bisnis di masa pandemi. Dukungan itu penting mengingat UMKM memiliki peranan signifikan terhadap perekonomian Indonesia.
 
Pandemi covid-19 telah mendorong akselerasi transformasi digital termasuk transaksi digital. Data McKinsey pada Juni 2020 menyatakan terjadi peningkatan transaksi e-commerce sebesar 26 persen atau setara 3,1 juta transaksi per hari sejak pandemi berlangsung. Sayangnya hal ini belum diimbangi dengan jumlah UMKM yang telah go digital.
 
Data Kementerian Koperasi & UKM menyatakan bahwa sampai saat ini baru delapan juta UMKM atau sekitar 13 persen dari total populasi UMKM di Indonesia yang memanfaatkan teknologi digital untuk berjualan. Artinya UMKM perlu didorong lebih maksimal untuk memanfaatkan teknologi digital di masa mendatang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia Muh Anwar Bashori mengungkapkan di tengah perkembangan perekonomian global yang melemah dan diperparah pandemi covid-19 dibutuhkan sumber pertumbuhan ekonomi baru yang lebih berorientasi domestik.
 
Ekonomi dan keuangan syariah, lanjutnya, memiliki potensi besar untuk berperan sebagai sumber pertumbuhan baru perekonomian yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong pemulihan ekonomi di masa pandemi melalui pengembangan ekosistem Halal Value Chain (HVC) dengan penguatan UMKM syariah serta pesantren secara inklusif dengan teknologi digital.
 
"Diharapkan melalui pelatihan kolaborasi Lazismu dan GoPay, akan melahirkan wirausaha-wirausaha baru yang memberikan manfaat untuk Indonesia sehingga pengembangan ekonomi syariah menjadi bagian dari transformasi menuju Indonesia maju yang kita cita-citakan bersama," tuturnya, dalam keterangan resminya, Kamis, 12 November 2020.
 
Ketua Badan Pengurus Lazismu Hilman Latief menyampaikan dukungan dan apresiasi terhadap pelatihan dari GoPay untuk UMKM syariah berada di bawah naungan Lazismu. Ia menambahkan pandemi berdampak pada hampir seluruh lapisan masyarakat, tidak terkecuali pemilik usaha dan ratusan UMKM yang berada di jaringan Lazismu.
 
"Kita perlu bergandengan tangan untuk bertahan dan bangkit bersama dari masa yang sulit ini. Karena itu, kami sangat mengapresiasi kerja sama yang selama ini terjalin baik dengan Gojek maupun GoPay, terlebih di masa pandemi untuk mendukung ketahanan ekonomi," ucapnya.
 
Managing Director GoPay Budi Gandasoebrata mengungkapkan GoPay meyakini UMKM berbasis syariah memiliki potensi yang sangat besar mengingat Indonesia adalah negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Melalui pelatihan ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat melihat peluang baru dunia digital.
 
"Dan memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha dan terus bertahan di masa pandemi," pungkasnya.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif