Menteri Koordinator  bidang Kemaritiman dan investasi Luhut Binsar Pandjaitan  - - Foto: dok Kemenko Marves
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan investasi Luhut Binsar Pandjaitan - - Foto: dok Kemenko Marves

Penuhi Syarat WHO, Pemerintah Jadikan Blitar Role Model New Normal

Suci Sedya Utami • 04 Oktober 2021 20:43
Jakarta: Pemerintah akan melakukan uji coba pemberlakuan PPKM level satu (New Normal) untuk Kota Blitar. Uji coba tersebut diberlakukan karena telah memenuhi syarat indikator WHO dan target cakupan vaksinasi dosis satu sebesar 70 persen dan dosis satu lansia sebesar 60 persen.
 
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan penerapan PPKM level satu ini akan mendekati aktivitas kehidupan masyarakat yang normal. Untuk mengimbangi hal tersebut, tindakan surveillancetesting atau tracing, dan peningkatan disiplin protokol kesehatan.
 
"Kami dan Menkes akan menurunkan tim khusus untuk memantau pelaksanaan PPKM level satu di Kota Blitar, sehingga nanti akan menjadi role model buat kota atau kabupaten lain," kata Luhut dalam konferensi pers evaluasi PPKM secara virtual, Senin, 4 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menjelaskan pemerintah akan melakukan pengawasan ketat dengan memonitor seluruh kegiatan dan aktivitas masyarakat di wilayah Kota Blitar agar dapat segera merespons keadaan darurat yang mungkin datang secara tiba-tiba.
 
Luhut turut melaporkan, situasi pandemi covid-19 terus menunjukkan perbaikan selama dua minggu terakhir. Kasus konfirmasi nasional turun 98 persen dan kasus konfirmasi jawa bali juga menunjukan penurunan hingga 98,7 persen dari puncaknya pada 15 Juli lalu.
 
Tingkat reproduksi efektif di Jawa Bali juga sudah berada di bawah satu dan khusus untuk Bali masih diangka satu. Selain itu jumlah testing yang dilakukan perhari terus mengalami peningkatan sehingga dapat menurunkan tingkat positivity rate yang sudah berada di bawah satu.
 
Syarat minimum cakupan vaksinasi lansia  untuk penurunan level PPKM dari level tiga ke dua dan dus ke satu yang diberlakukan sejak 13 September 2021 mampu meningkatkan kecepatan vaksinasi lansia di Jawa Bali secara signifikan. Saat ini tingkat vaksinasi dosis satu untuk Jawa Bali sudah mencapai 37 persen per 30 September 2021, naik hampir lima persen dari 13 September 2021.
 
Adapun dalam penerapan PPKM level selama dua minggu ke depan, terdapat 20 Kabupaten/Kota yang bertahan di level dua. Sementara untuk yang di level tiga bertambah dari 84 Kabupaten/Kota menjadi 107 Kabupaten/Kota karena kota-kota di level dua yang sebelumnya mendapat dispensasi belum mampu mencapai target cakupan vaksinasi.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif