Ilustrasi uji coba proyek LRT - - Foto: MI/ Pius Erlangga
Ilustrasi uji coba proyek LRT - - Foto: MI/ Pius Erlangga

Tersandung Insiden Tabrakan, INKA Tetap Yakin Proyek LRT Jabodebek Rampung Agustus 2022

Antara • 10 November 2021 14:28
Madiun: PT Industri Kereta Api atau PT INKA (Persero) masih optimistis proyek kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek) tetap beroperasi sesuai target pada Agustus 2022 meski tersandung insiden kecelakaan beberapa waktu lalu.
 
Senior Manager PKBL, CSR dan Stakeholder Relationship PT INKA (Persero) Bambang Ramadhiarto mengatakan keyakinan tersebut seiring dengan kesiapan PT INKA dalam pengerjaan proyek LRT Jabodebek.
 
"Target kami tetap pada Agustus 2022 sudah beroperasi," ujar Bambang Ramadhianto, Rabu, 10 November 2021.
 
Menurut dia, secara keseluruhan, 31 trainset atau rangkaian LRT Jabodebek telah melalui Factory Acceptance Test (FAT) di workshop PT INKA (Persero). Sesuai data, hingga Oktober 2021 sebanyak 29 trainset telah selesai uji dinamis sarana dengan PT KAI (Persero) dan sebanyak 25 trainset telah selesai uji dinamis dengan Dirjen Perkeretaapian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semua rangkaian harus dilakukan pengujian sarana, baik yang dilakukan di workshop PT INKA (Persero) maupun di lintas. Hal itu sebagai pembuktian sarana yang dibuat telah sesuai kriteria keberterimaan dan memenuhi seluruh aspek regulasi serta standar terkait," terang Bambang.
 
Terkait insiden kecelakaan LRT beberapa waktu lalu, sebanyak empat trainset yang terdampak telah dikirim ulang ke Madiun untuk dinormalisasi. Setelah itu, juga akan dilakukan uji ulang mulai dari FAT hingga pengujian dinamis bersama PT KAI dan Balai Pengujian DJKA.
 
LRT Jabodebek merupakan salah satu proyek strategis pemerintah dalam rangka memberikan kemudahan dan kecepatan pada transportasi masyarakat. Nilai kontrak proyek tersebut mencapai Rp3,9 triliun dengan jumlah mencapai 31 rangkaian atau sebanyak 186 kereta.
 
Transportasi massal berupa Lintas Rel Terpadu (LRT) yang menghubungkan beberapa kota, meliputi Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek) tersebut melibatkan sejumlah lembaga, yakni Kementerian Perhubungan (Kemenhub), PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), PT LRT, PT Industri Kereta Api (PT INKA), PT LEN Industri, dan PT Adhi Karya.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif