Menteri BUMN Erick Thohir. FOTO: Kementerian BUMN
Menteri BUMN Erick Thohir. FOTO: Kementerian BUMN

Erick Thohir Dukung Percepatan Mitratel untuk Indonesia Digital

Antara • 11 Februari 2022 13:48
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendukung percepatan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau Mitratel untuk Indonesia Digital. Bahkan, langkah strategis Telkom lewat Mitratel yang menargetkan pembangunan 6.000 menara operator jaringan komunikasi dalam tiga tahun ke depan adalah sangat krusial.
 
Sebab ini selaras dengan misi besar pemerintah untuk meratakan akses digital di seluruh nusantara. Menurutnya apa yang dilakukan Telkom lewat Mitratel adalah tugas besar karena akan menumbuhkan akses komunikasi masyarakat di seluruh wilayah untuk bisa mengakses jaringan digital dan mewujudkan Indonesia Digital.
 
"Ini akan menghasilkan efek yang sangat besar bagi pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik serta membawa multiplier effect terhadap UMKM dan juga pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM)," kata Erick, dilansir dari Antara, Jumat, 11 Februari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kementerian BUMN mendorong PT Telkom Indonesia untuk bertransformasi dengan fokus ke arah bisnis digital. Ini selaras dengan misi yang diutarakan Menteri BUMN Erick Thohir yang menargetkan Telkom menjadi perusahaan digital telekomunikasi terbesar di Asia Tenggara.
 
Misi itu diimplementasikan PT Telkom Indonesia dengan mengubah model bisnisnya yang kini fokus dalam menggarap dunia digital. Salah satu bentuk implementasinya adalah anak usaha Telkom, yakni PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel), yang terus membangun menara operator untuk mendukung jaringan 5G se-Indonesia.
 
Erick mengapresiasi langkah cepat Telkom yang merespons tantangan yang pernah disampaikan saat awal menjadi menteri. Kini, perubahan model bisnis Telkom ke arah digital telah terlihat secara signifikan perkembangannya.
 
"Perubahan model bisnis Telkom ke platform digital sangat terlihat perkembangannya dalam tiga tahun terakhir. Saya optimistis, dengan perencanaan sekaligus implementasi dari pembangunan infrastruktur menara komunikasi ini, dalam tiga tahun terbesar Telkom dapat menjadi perusahaan digital telco terbesar di Asia Tenggara," kata Erick.
 
Namun Menteri BUMN menggarisbawahi bahwa perubahan model bisnis ke arah digital Telkom harus terus ditingkatkan kualitasnya pada level implementasi. Sebab perubahan model bisnis yang baik tak hanya sekadar mengkreasi suatu nilai baru (new value creation).
 
"Tetapi tugas Telkom kini bagaimana nilai baru lewat bisnis menara telekomunikasi digital Mitratel bisa menangkap nilai baru yang menunjang pemasukan perusahaan. Dan bagaimana pula infrastruktur digital ini dapat menghasilkan preposisi nilai yang baru bagi perusahaan. Begitulah perubahan model bisnis perusahaan yang efektif," pungkas Erick.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif