Nama Gojek sudah dipatenkan di empat negara. Foto: dok Gojek.
Nama Gojek sudah dipatenkan di empat negara. Foto: dok Gojek.

Gojek 'Berkibar' di Empat Negara

Ekonomi startup gojek Ekonomi Digital
Ade Hapsari Lestarini • 18 Agustus 2020 12:59
Jakarta: Perusahaan teknologi karya anak bangsa yang telah berkembang menjadi super app terdepan di Asia Tenggara, Gojek, mengintegrasikan aplikasi di empat negara yakni Indonesia, Vietnam, Singapura, dan Thailand.
 
Bertepatan dengan momentum peringatan hari kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia, integrasi dengan semangat Merdeka Penuh Karya ini menjadi kado untuk Indonesia.
 
Adapun efektif per Agustus 2020, aplikasi dengan nama Gojek resmi digunakan di keempat negara tersebut. Setelah aplikasi GoViet di Vietnam dan GET di Thailand bertransformasi menjadi Gojek.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menyusul integrasi tersebut, maka para pelanggan Gojek cukup memiliki satu aplikasi Gojek untuk mengakses beragam solusi guna mempermudah kehidupan sehari-hari mereka. Misalnya, pelanggan asal Indonesia bisa langsung menggunakan aplikasi Gojek ketika berada di Vietnam, begitu juga sebaliknya.
 
"Berkibarnya nama Gojek di empat negara, bertepatan dengan peringatan hari kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia ini, semakin menjadi validasi daya saing karya anak bangsa di kancah internasional," kata Co-CEO Gojek Andre Soelistyo, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 18 Agustus 2020.
 
Menurut dia misi perusahaan di Indonesia terus menciptakan dampak sosial positif dan memajukan bangsa melalui pembangunan sumber daya masyarakat. Kemudian menciptakan kesempatan untuk memperoleh pendapatan tambahan, serta pemberdayaan UMKM terbukti juga menjadi kunci sukses di negara-negara lain.
 
"Ketiga elemen ini merupakan fondasi kami dalam berinovasi menciptakan solusi terhadap permasalahan yang ada di kehidupan sehari-hari," lanjutnya.
 
Gojek saat ini juga telah menjadi andalan pelanggan di keempat negara. Di Indonesia, Gojek menjadi pemimpin pasar. Sementara di Vietnam, GoFood tumbuh menjadi salah satu pemain terdepan layanan pesan-antar makanan.
 
Kemudian pada 2019, GoViet (kini bernama Gojek) masuk ke dalam daftar 100 produk dan layanan yang paling diandalkan di Vietnam yang dirilis oleh Vietnam Economic Times.
 
Sedangkan di Singapura, Gojek memberikan pilihan ride-hailing dengan kehadiran GoCar yang semenjak diluncurkan telah mengalami pertumbuhan yang kuat. Serta di Thailand, GET (yang akan segera berubah nama menjadi Gojek) telah menjadi platform layanan pesan-antar makanan dengan pertumbuhan terpesat di negara Gajah Putih tersebut.
 
Co-CEO Gojek Kevin Aluwi menambahkan integrasi platform Gojek di empat negara ini sekaligus mewakili semangat dan dedikasi jutaan mitra yang membawa harum nama bangsa hingga kancah internasional.
 
"Mitra kami berperan besar melayani masyarakat sekaligus berkontribusi pada berputarnya roda perekonomian. Tidak hanya itu, mitra Gojek juga menunjukkan dedikasi yang tinggi bahkan pada situasi sulit di tengah pandemi covid-19. Di berbagai daerah, Mitra Gojek bahkan mengambil langkah lebih jauh dengan menginisiasi gerakan sosial bagi sesama dan lingkungan sekitar," jelas Kevin.
 
Maka dari itu, lanjut Kevin, di momen hari peringatan kemerdekaan di masa pandemi ini, pihaknya merayakannya dengan cara yang sedikit berbeda. "Gojek mengadakan Kuis Semarak Kemerdekaan yang menyediakan belasan ribu hadiah untuk para mitra driver. Kami juga memberikan penghargaan Driver Jempolan kepada para Mitra Gojek yang kontribusi dan inspirasinya selama pandemi, telah diakui oleh masyarakat luas. Kami berharap inisiatif ini dapat terus meningkatkan semangat positif dari para mitra driver," tambah Kevin.
 
Sebelumnya, Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) mengeluarkan hasil riset yang menyatakan peran ekosistem Gojek dalam mendukung ketahanan ekonomi selama pandemi covid-19.
 
Solusi teknologi dan non-teknologi Gojek telah mempercepat jutaan UMKM untuk go digital, sehingga dapat beradaptasi dan bertahan di situasi pandemi, bahkan tetap optimistis bertumbuh ke depannya.
 
Riset yang sama juga menyatakan kontribusi Gojek secara keseluruhan ke perekonomian nasional mencapai Rp104,6 triliun di 2019, atau setara dengan satu persen PDB nasional di 2019.
 
Pengintegrasian aplikasi Gojek secara global juga akan dilakukan untuk aplikasi mitra driver yang akan berganti menjadi GoPartner. Aplikasi ini kedepannya akan memudahkan aktivitas mitra driver dalam bekerja melalui percepatan proses pembaharuan teknologi dan fitur-fitur yang tersedia.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif