Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian, Emmy Suryandari, menegaskan bahwa pertumbuhan industri harus berjalan seiring dengan peningkatan tanggung jawab terhadap keselamatan konsumen. Salah satu fokusnya adalah pengendalian bahan berbahaya dalam produk cat.
“Pemerintah berkomitmen untuk mendorong industri yang tidak hanya berdaya saing, namun juga bertanggung jawab melalui penerapan standar dan kebijakan yang tepat. Penerapan standar serta pembatasan bahan berbahaya menjadi fondasi penting dalam melindungi masyarakat,” jelas dia dalam keteranganya.
Di balik pertumbuhan pasar yang mencapai kebutuhan lebih dari 1 juta metrik ton di dalam negeri, industri cat kini menghadapi perubahan preferensi konsumen. Cat tidak lagi sekadar elemen visual, tetapi bagian dari ekosistem hunian yang memengaruhi kualitas hidup.
Fakta bahwa manusia menghabiskan sekitar 90% waktunya di dalam ruangan memperkuat pergeseran tersebut. Material bangunan, termasuk cat, kini ikut dinilai dari dampaknya terhadap kesehatan jangka panjang.
Dorong produk bebas timbal
Merespons tren tersebut, PT Kansai Prakarsa Coatings memperkuat posisinya dengan memperluas portofolio cat bebas timbal di seluruh lini produk, mulai dari cat dekoratif hingga aplikasi industri seperti pelapis otomotif dan protektif.Langkah ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar, tetapi juga menyesuaikan diri dengan standar nasional (SNI) dan praktik internasional, termasuk batas kandungan timbal 90 ppm yang mengacu pada rekomendasi World Health Organization (WHO).
President Director PT Kansai Prakarsa Coatings, Takahiko Tsuda, menyebut bahwa arah inovasi perusahaan kini menekankan pada keseimbangan antara kualitas, keamanan, dan keberlanjutan.
“Kami melihat cat bukan hanya sebagai produk pelapis, tetapi bagian dari kualitas hidup masyarakat. Karena itu, pengembangan cat bebas timbal menjadi komitmen jangka panjang kami,” katanya.
Di luar industri, isu kesehatan juga menjadi penguat urgensi transisi ini. Program Manager Lead Exposure Elimination Project (LEEP), Ivan Mahardika, menilai bahwa paparan timbal masih menjadi tantangan serius dalam kesehatan lingkungan, terutama bagi anak-anak.
Menurutnya, transisi menuju produk cat bebas timbal bukan hanya memungkinkan secara teknologi, tetapi juga penting untuk pencegahan risiko kesehatan jangka panjang.
“Produksi cat bebas timbal sudah sangat mungkin dilakukan. Ini langkah penting untuk menciptakan lingkungan hunian yang lebih aman,” ujarnya.
Perspektif medis
Dari sisi medis, paparan timbal dalam jangka panjang disebut dapat memengaruhi berbagai aspek kesehatan. Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Laurentius Aswin, menjelaskan bahwa kelompok paling rentan adalah anak-anak, terutama dalam fase perkembangan otak.Paparan yang berkepanjangan dapat berdampak pada fungsi kognitif, sementara pada orang dewasa dapat berkontribusi terhadap gangguan kesehatan tertentu.
Seiring meningkatnya kesadaran konsumen, industri cat kini bergerak menuju standar baru: bukan hanya tahan lama dan menarik secara visual, tetapi juga aman bagi penghuni bangunan.
Perubahan ini menandai transformasi lebih luas dalam industri bahan bangunan dari sekadar produk konsumsi menjadi bagian dari strategi kesehatan publik dan keberlanjutan lingkungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News