Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Jangan Sampai Kena! Ini Tips dari BNI Agar Nasabah Terhindar dari Penipuan Online

Annisa ayu artanti • 08 April 2026 14:54
Ringkasnya gini..
  • BNI luncurkan panduan PERIKSA untuk cegah phishing di tengah maraknya transaksi digital.
  • Nasabah diminta gunakan email resmi, password kuat, dan hindari Wi-Fi publik.
  • Keamanan transaksi butuh peran aktif nasabah, bukan hanya sistem bank.
Jakarta: Di tengah pesatnya penggunaan layanan digital, risiko kejahatan siber seperti phishing juga semakin meningkat. 
 
Menyikapi kondisi ini, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkenalkan panduan “PERIKSA” guna membantu nasabah lebih waspada dalam bertransaksi, khususnya di platform digital seperti BNIdirect.
 
Langkah ini menjadi bagian dari upaya BNI dalam menjaga keamanan sekaligus meningkatkan kenyamanan nasabah di tengah maraknya modus penipuan online yang kian canggih.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, edukasi ini menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan nasabah, khususnya pengguna layanan BNIdirect.
 
“Phishing merupakan upaya pencurian data sensitif seperti user ID, password, maupun PIN melalui pesan atau tautan palsu yang menyerupai komunikasi resmi. Data yang diperoleh pelaku kemudian digunakan untuk mengakses akun dan melakukan transaksi tanpa sepengetahuan nasabah,” kata Okki dalam keterangannya dilansir Antara, Rabu, 8 April 2026.
 
Baca juga: Mulai 4 Mei 2026, BNI Tutup Layanan Internet Banking

Panduan PERIKSA untuk cegah phishing

Melalui panduan PERIKSA, Okki mengatakan bahwa BNI tidak hanya menghadirkan sistem yang aman, tetapi juga mendorong peningkatan literasi digital nasabah agar lebih waspada dalam bertransaksi.
 
Beberapa langkah penting dalam Panduan PERIKSA ini antara lain:
 
- Gunakan email resmi
Nasabah diimbau hanya menggunakan email resmi untuk menghindari potensi phishing maupun malware dari sumber tidak terpercaya.
- Buat password yang kuat dan unik
Gunakan kombinasi karakter yang kompleks serta lakukan pembaruan password secara berkala untuk meningkatkan keamanan akun.
- Rahasiakan informasi akun
Data penting seperti Company ID, user ID, dan password wajib dijaga kerahasiaannya. Hindari juga penggunaan perangkat umum atau jaringan Wi-Fi publik.
 
Pada aspek akses layanan, nasabah diimbau untuk “Kunjungi Alamat Resmi BNIdirect” guna menghindari situs palsu yang meniru tampilan layanan perbankan. 
 
Jika membutuhkan bantuan, nasabah dapat menghubungi Service Action Team (SAT) melalui kanal resmi yang telah disediakan.
 
Terakhir, nasabah diminta untuk “Amati Detail Transaksi” sebelum melakukan otorisasi guna memastikan tidak terjadi kesalahan maupun potensi penyalahgunaan.
 
Okki menegaskan bahwa keamanan transaksi digital tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada kesadaran pengguna dalam menjaga data dan aktivitas finansialnya.
 
“BNI mendorong seluruh nasabah untuk berperan aktif menjaga keamanan transaksi. Dengan kewaspadaan yang tinggi dan pemanfaatan kanal resmi, ekosistem perbankan digital yang aman dan terpercaya dapat terwujud,” kata Okki.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan