Ilustrasi blok migas. Foto: Dok. SKK Migas
Ilustrasi blok migas. Foto: Dok. SKK Migas

Kadin Dorong Pertamina Gunakan TKDN Lebih Besar Lagi

Ekonomi migas Kadin Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)
Suci Sedya Utami • 10 Maret 2021 19:15
Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong penyerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam sektor minyak dan gas (migas).
 
Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Energi dan Migas Bobby Gafur Umar mencontohkan proyek kilang yang digarap oleh PT Pertamina (Persero) bisa menghabiskan anggaran USD50 miliar hingga USD65 miliar atau setara Rp800 triliun.
 
Dengan anggaran yang besar itu, Bobby ingin agar kegiatan industri migas di dalam negeri bisa banyak menyerap banyak TKDN. Dia bilang, apabila industri migas bisa menyerap TKDN 30 persen saja, bisa menciptakan multiplier effect dengan nilai Rp240 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita bayangkan jika 30 persennya saja industri dalam negeri bisa ambil kesempatan ini, bisa lebih dari Rp200 triliun. Kalau kita maunya lebih besar lagi dari 30 persen," kata Bobby dalam webinar Membedah Peluang Bisnis 70 Triliun di Sektor Hulu Migas, Rabu, 10 Maret 2021.
 
Bobby menilai penggunaan TKDN Pertamina relatif sudah bagus yakni di atas 45 persen. Hanya saja, ketika dibedah satu per satu, komponen barang atau produknya memang masih rendah.
 
Adapun komponen penggunaan TKDN yang tinggi dari Pertamina yakni pada jasa engineering serta pada penggunaan tenaga kerja lokal. Namun, untuk produk barang masih didominasi oleh impor.
 
Hal ini pula yang menurut Boby membuat Presiden Joko Widodo meradang karena perusahaan pelat merah tersebut masih gemar menggunakan pipa impor. Ini membuat utilisasi pipa buatan nasional menjadi kecil.
 
"Produknya masih kecil, makanya kalau kita lihat kapasitas produksi pabrik pipa kita utilisasinya kurang dari 30 persen. Padahal market-nya ada, artinya (masih) diisi impor," jelas Bobby.
 
Lebih lanjut dirinya menambahkan pemerintah telah membentuk Tim Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) yang bertugas untuk mengawal proyek-proyek strategis nasional, termasuk proyek Pertamina untuk menggunakan produk dalam negeri.
 
"Diharapkan 2024 TKDN di proyek-proyek bisa capai 53 persen," jelas Bobby.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif