Salah satu buktinya dapat dilihat pada Kelompok Tani P3A Bungus Barat di Desa/Nagari Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat.
Program RJIT yang direalisasikan untuk Kelompok Tani P3A Bungus Barat dibuat dengan dimensi panjang 50 meter, lebar 0,9 meter dan tinggi saluran 0,7 meter.
"Program ini mampu meningkatkan provitas pertanian dari 4,3 ton per hektare menjadi 5,0 ton per hektare," kata Direktur Irigasi Ditjen PSP Kementan, Rahmanto.
Kondisi eksisting irigasi saluran tanah mengalami bocoran di sepanjang saluran dan air tidak sampai ke hilir saluran. "Program RJIT ini diimplementasikan dengan pemasangan batu kali pada saluran irigasi. Hasil akhirnya aliran air sampai ke hilir saluran dan meningkatkan efisiensi irigasi," ujar Rahmanto.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani P3A Bungus Barat, Ibrahim, mengucapkan terima kasih atas program RJIT yang didapat kelompok taninya. Peningkatan provitas pertanian diyakininya akan berdampak pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.
"Terima kasih kami ucapkan karena program ini mampu meningkatkan pendapatan anggota kelompok kami," tutur dia.
Melihat sukses program RJIT tersebut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebutkan program RJIT memang berkaitan erat dengan kesejahteraan petani. Sebab, air merupakan faktor penting bagi petani dalam mengembangkan pertanian.
"Pertanian tak boleh terganggu dalam situasi dan kondisi apapun. Biarpun bumi bergoncang, pertanian harus terus berjalan. Salah satu faktor penting penunjang pertanian adalah air. Agar berjalan lancar, program RJIT ini adalah salah satu kuncinya," ucap Mentan Syahrul melalui siaran pers, Sabtu, 26 Juni 2021.
RJIT merupakan upaya Kementan untuk menjamin pasokan air mengalir dengan lancar ke lahan pertanian.
"Melalui program RJIT ini kami menjamin pasokan air mengalir dengan baik sesuai yang dibutuhkan oleh petani," tutur Direktur Jenderal PSP Kementan Ali Jamil.
Dengan kata lain, Ali menyebutkan program RJIT merupakan water management agar petani tak memiliki kendala dalam hal pasokan air, baik di musim hujan maupun saat kemarau tiba.
Tak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, program RJIT juga mendongkrak Indeks Pertanaman (IP), provitas pertanian, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani.
"RJIT ini merupakan program yang disusun untuk mendukung tujuan pembangunan pertanian kita yakni menyediakan pangan bagi seluruh rakyat, meningkatkan kesejahteraan petani dan menggenjot ekspor," ujar Ali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News