Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. FOTO: BKPM
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. FOTO: BKPM

Cetak Rekor! Realisasi Investasi RI Kuartal I Capai Rp282,4 Triliun

Ekonomi investasi BKPM realisasi investasi Bahlil Lahadalia Kementerian Investasi
Eko Nordiansyah • 27 April 2022 12:44
Jakarta: Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi Indonesia mencapai Rp282,4 triliun di kuartal I-2022. Realisasi investasi di awal tahun ini mencatat rekor pertumbuhan tertinggi dalam 10 tahun terakhir.
 
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, realisasi investasi di tiga bulan pertama 2022 ini mengalami pertumbuhan 16,9 persen dibandingkan kuartal IV tahun lalu, serta tumbuh 28,5 persen dari periode yang sama tahun lalu.
 
"Ini rekor 10 tahun terakhir, pertumbuhan realisasi investasi kuartalan kita ini baru tumbuh 16 persen, sementara year on year juga itu (tumbuh) 28,5 persen," kata dia dalam video conference, Rabu, 27 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun penyerapan tenaga kerja dari realisasi investasi ini mencapai 319.013 orang atau tumbuh 2,3 persen. Berdasarkan sumbernya, realisasi investasi berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp135,2 triliun serta Penanaman Modal Asing (PMA) Rp147,2 triliun.
 
"Ini untuk global sudah mulai nyaman dan sudah mulai yakin terhadap stabilitas regulasi, stabilitas kebijakan negara dalam mendorong investasi masuk ke Indonesia. Ini buktinya year on year (PMA) naiknya 31,8 persen," ungkapnya.
 
Bahlil menyebut, keberhasilan ini merupakan buah kerja keras dari jajaran Kementerian Investasi serta dukungan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang ada di provinsi maupun kabupaten/kota seluruh Indonesia.
 
"Ini menunjukkan kebijakan negara dalam meramu kebijakan investasi ini on track. Ini memberikan rasa kepastian, rasa sesuatu yang berbeda untuk kemudian bagaimana teman-teman investor menanamkan investasinya baik dari dalam maupun luar negeri," pungkas dia.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif