Ilustrasi. Foto: dok MI/Rommy Pujianto.
Ilustrasi. Foto: dok MI/Rommy Pujianto.

Airnav Siap Layani 30an Ribu Penerbangan Selama Periode Lebaran

Ekonomi Penerbangan Kementerian Perhubungan airnav pandemi covid-19 Lebaran 2022 Mudik Lebaran 2022
Husen Miftahudin • 26 April 2022 21:27
Jakarta: AirNav Indonesia siap memberikan layanan navigasi penerbangan untuk pergerakan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini yang diprediksi akan mengalami lonjakan hingga lebih dari 200 persen, dibandingkan dengan periode yang sama 2021 lalu.
 
"Seluruh aspek kesiapan operasional telah dipersiapkan dengan baik, termasuk dari segi personel dan fasilitas," ucap Direktur Utama AirNav Indonesia Polana Banguningsih Pramesti dalam keterangan tertulis, Selasa, 26 April 2022.
 
Polana mengungkapkan bahwa AirNav Indonesia senantiasa bersinergi dengan seluruh stakeholder penerbangan untuk mewujudkan perjalanan udara yang selamat selama periode angkutan udara Lebaran yang dimulai pada 25 April 2022 hingga 10 Mei 2022 mendatang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal tersebut sesuai dengan Rencana Operasi Angkutan Udara Lebaran Tahun 2022 yang dikoordinasikan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan menggelar posko monitoring di 50 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.
 
Diprediksi, sebanyak total 30-an ribu (29.182) pergerakan pesawat udara akan menghiasi langit Indonesia pada periode angkutan Lebaran 2022 ini, dengan puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 30 April 2022, dan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 8 Mei 2022.
 
Selain melayani penerbangan reguler (berjadwal), AirNav juga akan melayani total 928 penerbangan tambahan (extra flight) yang telah mengajukan permohonan slot time penerbangan melalui Indonesia Airport Slot Management (IASM). Jumlah tersebut didominasi oleh pergerakan dari dan ke Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, yaitu sebanyak 423 extra flight yang akan dilayani oleh personel navigasi penerbangan AirNav Indonesia Cabang Jakarta Air Traffic Service Center (JATSC).
 
Polana menerangkan, periode Lebaran 2022 ini memiliki tantangan tersendiri bagi AirNav Indonesia. Hal tersebut dikarenakan tahun ini merupakan tahun pertama pergerakan perjalanan mudik masyarakat diperbolehkan sejak Indonesia dilanda pandemi covid-19 pada awal 2020, sehingga prediksi lonjakan lalu lintas penerbangan cukup signifikan, yaitu mencapai 223 persen dibandingkan periode yang sama 2021 lalu.
 
Namun demikian, AirNav Indonesia memastikan kesiapan seluruh komposisi di dalam operasional navigasi penerbangan untuk menjamin keselamatan transportasi udara. Terlebih karena sepanjang tahun ini, pertumbuhan pergerakan lalu lintas udara yang dilayani oleh AirNav sudah berangsur normal seperti sebelum pandemi melanda.
 
"Secara year on year, prediksi kenaikan jumlah traffic pada periode angkutan udara Lebaran tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu memang signifikan. Namun jika dibandingkan dengan tren pergerakan traffic selama bulan Maret 2022 yang lalu berdasarkan rata-rata harian, kenaikan jumlah traffic selama Lebaran tahun ini berada di kisaran 50 persen," tutup Polana.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif