Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. FOTO: Kemenperin
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. FOTO: Kemenperin

Kemenperin: Komponen Lokal Semakin Tinggi, Mobil RI Terus Dilirik Pasar Global

Husen Miftahudin • 16 Maret 2022 21:02
Jakarta: Industri otomotif terus menunjukkan geliatnya di tengah tekanan dampak pandemi covid-19, dengan salah satu upayanya memperluas pasar ekspor. Langkah ini diyakini mampu mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional.
 
"Kami menargetkan pada 2025 ekspor kendaraan roda empat di Indonesia bisa mencatat angka satu juta unit setiap tahunnya. Oleh karena itu, kami memohon kerja sama dari seluruh industri otomotif di Indonesia agar bisa mencapai angka ekspor tersebut," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam siaran persnya, Rabu, 16 Maret 2022.
 
Agus menjelaskan pemerintah gencar memacu sektor industri untuk semakin meningkatkan nilai investasi dan ekspor dalam rangka mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Apalagi, selama ini sektor industri konsisten memberikan kontribusi paling besar terhadap capaian nilai ekspor nasional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami terus berupaya agar Indonesia bisa menjadi hub ekspor bagi produk-produk industri, termasuk di sektor otomotif. Salah satu strateginya adalah memperluas pasar ekspor, yang tentunya dilakukan melalui pendekatan dengan negara yang akan dituju," paparnya.
 
Ia pun memberikan apresiasi kepada PT Honda Prospect Motor (HPM) sebagai salah satu pionir industri otomotif yang memberikan kontribusi nilai tambah di Indonesia, di antaranya melalui kegiatan ekspor.
 
Kementerian Perindustrian juga memberikan apresiasi kepada HPM yang telah memproduksi All New Honda BR-V yang diekspor pada kesempatan tersebut dengan komponen lokal (local purchase) cukup tinggi, yaitu di atas 80 persen.
 
"Sehingga dapat dikatakan mobil ini adalah buatan Indonesia, sehingga diharapkan Indonesia menjadi basis produksi dan export hub untuk kendaraan elektrifikasi Honda. Selain itu, kami mendorong pembukaan negara tujuan ekspor baru, sehingga dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi perekonomian nasional," pungkas Agus.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif