Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok - - Foto: MI/ Susanto
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok - - Foto: MI/ Susanto

Harga Pertamax Naik, Ahok: Pertamina Tak Nyari Untung

Insi Nantika Jelita • 31 Maret 2022 18:12
Jakarta: Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tidak mengharapkan adanya keuntungan dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pertamax. Kenaikan harga bbm nonsubsidi ini agar perusahaan migas pelat merah tersebut bisa terus beroperasi di tengah lonjakan harga minyak dunia.
 
"Bukan harap keuntungan. (Penyesuaian harga BBM) agar perusahaan tetap bisa beroperasi," ujar Ahok kepada wartawan, Kamis, 31 Maret 2022.
 
Rencananya penyesuaian harga BBM dengan nilai oktan (RON) 92 itu diterapkan pada bulan depan. Hal ini seiring dengan melonjaknya harga minyak mentah dunia yang meroket di atas USD100 per barel.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ahok mengaku kenaikan harga BBM pertamax untuk menutup gap keekonomian penjualan bahan bakar tersebut yang selama ini disubsidi pemerintah dengan menjual di bawah harga pasar.
 
Dalam keterangan Kementerian ESDM, batas atas harga jual jenis BBM umum RON 92 untuk Maret 2022 sebesar Rp14.526 per liter. Namun, Pertamina masih menjual pertamax di kisaran Rp9 ribuan. Ada gap lima ribuan per liter yang ditanggung perusahaan pelat merah itu.
 
"Ya benar (untuk menutup gap keekonomian pertamax)," ujarnya.
 
Pertamina menjanjikan akan menaikkan harga pertamax di bawah harga pasaran tersebut atau tidak menyampai Rp14.526 per liter. Ahok berujar hal ini agar tidak memberatkan beban masyarakat, mengingat Ramadan sudah depan mata.
 
Sebelumnya, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerjasama ESDM Agung Pribadi mengatakan, dengan mempertimbangkan harga minyak Maret yang jauh lebih tinggi dibanding Februari, maka harga keekonomian atau batas atas BBM umum RON 92 April 2022 akan lebih tinggi lagi dari Rp14.526 per liter, bisa jadi sekitar Rp16.000 per liter.
 
Harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) per 24 Maret 2022 sebesar US$114,55 per barel. Ini naik dibanding ICP rata-rata Februari sebesar US$95,7 per barel.
 
"Jadi sebagaimana yang telah disampaikan oleh Bapak Menteri ESDM (Arifin Tasrif), kita masih mencermati harga minyak ini, karena kalau berkepanjangan memang bebannya berat juga baik ke APBN, Pertamina dan sektor lainnya," bilangnya dalam keterangan pers beberapa waktu lalu.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif