Ilustrasi PLN - - Foto: dok Antara
Ilustrasi PLN - - Foto: dok Antara

PLN Jamin Pasokan Listrik Selama PSBB Total Aman

Ekonomi listrik PLN Anies Baswedan Jakarta Rem Darurat Rem Darurat Corona
Suci Sedya Utami • 10 September 2020 14:39
Jakarta: PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di DKI Jakarta bakal aman selama kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali diterapkan. Hal ini menyusul keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menarik rem darurat covid-19.
 
Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN Agung Murdifi mengatakan pihaknya menugaskan sebanyak 2.371 personel PLN pada unit-unit kritikal seperti pembangkit, transmisi, Pengatur Beban, Transmisi, Distribusi, Pembangkit (Control Room dan Dispatcher Room), Call Center 123, Command Center, dan Posko Pelayanan Teknik.
 
"Dalam kondisi PSBB, masyarakat dituntut untuk tetap berada di rumah, tentu kehadiran listrik sangat penting agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan nyaman di rumah," tuturnya dalam keterangan resminya, Kamis, 10 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, PLN juga memastikan instalasi listrik milik pelanggan rumah sakit agar pasokan listrik selalu tersedia dan andal. Dalam masa PSBB ini, PLN turut menyiagakan 16 unit UPS dengan total kapasitas 2.540 kilo Volt Ampere (kVA), 19 unit trafo bergerak dengan total kapasitas 7.005 kVA, enam unit kabel bergerak sepanjang 1.600 meter, dua unit gardu bergerak dengan total kapasitas 1.630 kVA, enam unit genset dengan total kapasitas 1.790 kVA untuk mengantisipasi terjadinya gangguan listrik.
 
Untuk memastikan kesehatan petugas, PLN memberikan asupan vitamin dan menyediakan ruang pemeriksaan kesehatan khusus beserta tenaga medis dan peralatan pendukung untuk memonitor kondisi kesehatan pegawai yang harus bekerja di unit-unit kritikal tersebut.
 
Agung menambahkan pegawai PLN akan terus bersiaga dengan sistem split team untuk memastikan pekerjaan dan layanan rutin tetap berlangsung. Sementara unit-unit yang bersifat pendukung dan administratif di kantor-kantor PLN, baik di pusat maupun anak perusahaan, para pegawainya diminta untuk bekerja dari rumah atau minimal masuk kantor hanya 10 persen.
 
"Dengan cara seperti itu, PLN memastikan dan menjamin pasokan listrik kepada pelanggan tetap terjaga selama pemberlakuan kebijakan PSBB," jelas Agung.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif