Kendaraan Listrik. Foto : Medcom.
Kendaraan Listrik. Foto : Medcom.

PLN Beri Stimulus Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik

Annisa ayu artanti • 21 Juli 2022 11:12
Jakarta: PT PLN (Persero) telah menyiapkan stimulus guna mempercepat pembangunan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia.
 
General Manager PLN Unit Distribusi Jakarta Raya Doddy B. Pangaribuan mengatakan stimulus yang disiapkan diantaranya adalah pengembangan aplikasi Charge.IN, pemberian diskon tambah daya, hingga pengaturan sharing revenue untuk pengadaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
 
baca juga: Bahlil: VW akan Berinvestasi di Indonesia Tahun Ini

 
"Komitmen PLN untuk memelopori akselerasi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia adalah sebagai upaya demand creation," katanya, dikutip Kamis, 21 Juli 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Doddy menjelaskan, PLN tengah fokus menggarap ekosistem kendaraan listrik lantaran jumlah kendaraan listrik diproyeksikan akan terus bertambah. Bahkan, pada 2030 ditargetkan terdapat 600 ribu mobil listrik telah beroperasi dengan 60 ribu unit SPKLU.
 
Saat ini ia menyebutkan, untuk wilayah Jakarta Raya sudah terdapat 22 titik SPKLU dengan 30 charger. PLN menargetkan 7 SPKLU tambahan hingga akhir 2022. Adapun untuk mempercepat pengadaan PLN menggandeng Grab Indonesia dan Kymco untuk SPKLU di lima titik. Doddy menambahkan diskon tambah daya dan diskon pemakaian listrik juga diberikan PLN sebagai upaya kemudahan memfasilitasi masyarakat yang memiliki mobil listrik.
 
"Kalau melihat di negara lain itu lebih dari 80 persen berasal dari home charging. Maka PLN mendukung ini dengan memberikan diskon 30 persen mulai dari pukul 22.00-05.00. Di samping insentif dari biaya penyambungan maupun tambah daya juga ada," ujar Doddy.
 
Director of Business Grab Indonesia Iki Sari Dewi menambahkan pihaknya berkomitmen membantu pembangunan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Tak hanya SPKLU, Grab saat ini telah mengoperasikan Grab Car elektrik dan Grab Bike elektrik dengan total jumlah 8.500 kendaraan.
 
"Sebenarnya Grab Indonesia itu merupakan operator kendaraan listrik terbesar di Indonesia. Dengan 8.500 kendaraan yang kami miliki telah bisa mengurangi lebih dari 5.000 ton emisi C02 yang setara dengan dua juta liter BBM," kata Sari Dewi.
 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif