Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id

3 Tips Aman saat Bekerja dari Rumah

Ekonomi Virus Korona covid-19 pandemi covid-19 wfh vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19
Angga Bratadharma • 08 Januari 2021 09:09
Jakarta: Meski sudah banyak berita yang muncul mengenai kehadiran vaksin covid-19 di awal 2021, namun belum ada kepastian kapan pandemi ini akan usai. Itu artinya tatanan hidup baru atau new normal kemungkinan besar akan masih terus berlanjut, begitu juga cara bekerja dari rumah atau yang lebih dikenal dengan istilah Work From Home (WFH).
 
Semua pihak perlu berpartisipasi dan bergotong-royong untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Kebersamaan menjadi penting mengingat pandemi covid-19 telah menghantam keras aktivitas ekonomi Indonesia, dan juga menyebabkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
 
Mengutip laporan bertajuk 'Future of Secure Remote Work', Jumat, 8 Januari 2021, Cisco melakukan survei terhadap 3.000 pengambil keputusan teknologi dan informasi di perusahaan-perusahaan berskala kecil hingga besar dari 21 negara di dunia, termasuk Indonesia, untuk memahami lebih dalam ancaman siber apa saja yang mengintai selama bekerja dari rumah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tidak hanya memahami serangan siber tapi juga langkah apa yang bisa dilakukan untuk melindungi diri. Responden di Indonesia mengatakan privasi data, keamanan akses, dan perlindungan dari malware merupakan tiga tantangan utama yang dihadapi selama WFH.
 
Kekhawatiran akan perlindungan akses laptop atau komputer kantor, aplikasi berbasis teknologi cloud, informasi pelanggan, dan perangkat pribadi juga menjadi sorotan utama. Cisco membagikan tiga tips aman bekerja dari rumah selama pandemi yang bisa dilakukan perusahaan dan juga perseorangan guna menjawab tantangan tersebut.


1. Mengaktifkan pengaturan verifikasi identitas pengguna


Di era yang semakin canggih ini, menjaga keamanan siber dan perangkat sudah tidak bisa bertumpu pada kata kunci atau password lagi. Jika password kita tertebak atau diketahui oleh orang lain, maka sulit bagi kita untuk mencegah akses yang tidak sah. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan mengaktifkan pengaturan verifikasi identitas pengguna.


2. Mengakses koneksi internet yang aman


Pastikan mengakses koneksi internet yang aman. Karena saat memakai jaringan WiFi publik, mungkin saja jaringan tersebut dienkripsi sehingga siapapun yang ada di jaringan tersebut bisa memantau aktivitas Anda di internet. Hal ini akan sangat berbahaya jika melakukan akses ke informasi sensitif yang dimiliki oleh perusahaan karena itu berarti siapapun bisa mengaksesnya.


3. Kunjungi situs-situs internet yang terpercaya


Perlu diingat bahwa tidak semua situs yang dikunjungi di internet aman. Ada banyak situs berbahaya yang dapat menyebarkan malware ke perangkat, mencuri informasi pribadi bahkan meretas akun email. Sebelum terlambat, ada baiknya melindungi diri dari ancaman siber malware.
 
Situasi pandemi covid-19 mungkin secara tidak langsung telah meningkatkan kemampuan kita dalam menjelajah internet. Namun, perlu diingat, meningkatnya kebutuhan internet selama pandemi harus dibarengi kesadaran keamanan siber yang memadai.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif