Proyek bendungan Waskita Karya - - Foto: dok Waskita
Proyek bendungan Waskita Karya - - Foto: dok Waskita

Waskita Karya Pastikan Proyek Bendungan Tetap Jalan di Tengah Pandemi

Ekonomi bendungan infrastruktur waskita karya Proyek Strategis Nasional
Husen Miftahudin • 11 September 2020 20:31
Jakarta: PT Waskita Karya (Persero) Tbk memastikan sejumlah pengerjaan proyek bendungan tetap berjalan di tengah pandemi covid-19. Pengerjaan proyek infrastruktur tetap dilanjutkan dengan mematuhi protokol kesehatan.
 
"Pandemi covid-19 tidak membuat pengerjaan proyek terhenti. Tetapi harus mematuhi prosedur kesehatan yang dianjurkan," kata Director of Operation II Waskita Karya Bambang Rianto dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 11 September 2020.
 
Emiten konstruksi BUMN dengan kode saham WSKT ini sedang mengerjakan sejumlah proyek bendungan. Di Jawa Tengah, WSKT dalam proses membangun Bendungan Jlantah dengan nilai konstruksi sebesar Rp570 miliar yang saat ini progresnya 15,02 persen dan ditargetkan selesai pada akhir 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di daerah yang sama, perusahaan juga tengah melaksanakan konstruksi Bendungan Bener dengan progres saat ini mencapai 26,54 persen dan ditargetkan rampung pada kuartal IV-2023.

 
Di Jawa Barat terdapat Bendungan Leuwikeris yang sampai dengan saat ini telah mencapai progres 35,86 persen dan direncanakan selesai pada akhir 2021. WSKT juga melaksanakan pembangunan Bendungan Karian yang berlokasi di Banten dan direncanakan akan selesai pada kuartal pertama tahun depan dengan progres pekerjaan proyek tersebut telah mencapai 70,85 persen.
 
Sementara di Pulau Sumatra, WSKT tengah mengerjakan proyek Bendungan Way Sekampung yang progresnya telah mencapai 92,92 persen. Kemudian WSKT juga mengerjakan Bendungan Marga Tiga yang berlokasi di Lampung dan saat ini progresnya mencapai 40,24 persen. Proyek tersebut direncanakan kelar pada akhir 2021.
 
Selain itu WSKT juga tengah mengerjakan Bendungan Tiga Dihaji di Provinsi Sumatra Selatan. Proyek yang dimulai pada 2018 ini progres konstruksinya mencapai 6,23 persen dan ditargetkan rampung pada kuartal III-2023.
 
WSKT juga dipercaya membangun Bendungan Rukoh di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang ditargetkan akan rampung pada akhir 2022, saat ini progres proyek tersebut telah mencapai 17,15 persen.
 
Selain di Pulau Jawa dan Sumatra, WSKT juga tengah menyelesaikan Bendungan Tapin di Kalimantan Selatan. Pekerjaan yang dimulai pada 2015 ini sudah mencapai progres 99 persen dan rencananya akan selesai di tahun ini.
 
Tidak hanya itu, WSKT juga sedang menyelesaikan pembangunan Bendungan Temef di Nusa Tenggara Timur. Proyek yang dimulai pada 2018 tersebut telah mencapai progres 45,04 persen dan ditargetkan akan selesai pada awal 2022.
 
"Seluruh progres pekerjaan konstruksi bendungan realisasinya sudah sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Kami selalu berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan konstruksi kami dengan tepat waktu dan juga menghasilkan mutu pekerjaan terbaik," tegas Bambang.

 
Sebelumnya Waskita Karya telah menyelesaikan beberapa bendung maupun bendungan besar seperti Bendungan Raknamo, Bendungan Gondang, Bendungan Jatigede, Bendungan Teritip, Bendungan Jatibarang, Bendungan Tilong, dan Bendungan Pandan Duri.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif